MTQ Nasional

Bukanlah Menjadi Pemenang Tetapi Mempelajari Alquran Merupakan Panggilan Jiwa

0
Spread the love

 

Padang,—Ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII yang diselenggarakan di Kota Padang Sumatera Barat dari tanggal 12 – 22 November 2020 yang dibagi kedalam 13 Venue lomba dengan Venue Utama berada pada Masjid Raya Sumatera Barat.

 

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan salah satu ajang dalam rangka mempelajari, menggali, memaknai Alquran sebagai pedoman dan petunjuk umat manusia dimuka bumi dalam bersikap, bertindak dan berpijak sebagai makhluk ciptaan-Nya.

 

Menjadi pribadi yang baik dan tentunya Syurga kelak sebagai hadiah terindah dari sang khalik ketika kita kembali keharibaan-Nya merupakan tujuan hakiki mempelajari Alquran.

 

Disela- sela penampilan demi penampilan kafilah, TIM MMC Diskominfo Sumbar berkesempatan memawancarai kafilah cantik asal Kalimantan Selatan, Mar’atun Shalehah (25 Tahun) bidang tafsir Bahasa Inggris mengatakan, bahwa mempelajari Alquran adalah panggilan jiwanya.

 

“Alquran itu tuntunan umat manusia selama kita hidup, jika kita mau hidup dengan baik, kembalilah ke ajaran Alquran,” ujar nya dengan lembut.

 

Ratu, begitu sapaan akrabnya menambahkan bahwa dengan mempelajari Alquran bisa membentuk pribadi yang Qur’ani. Jika ingin tahu kandungan Alquran maka kita harusnya paham dengan arti atau makna yang terkandung dalam setiap ayat Alquran.

 

Pendapat yang sama juga disampaikan oleh kafilah asal Sulawesi, Moh. Arif Sah (28 Tahun) pengantin baru yang perdana menginjakkan kaki diranah minang ini menegaskan, bahwa dengan mempelajari kandungan setiap ayat Alquran, akan menuntun kita dalam kehidupan ini kearah baik dan benar.

 

“Mempelajari Alquran adalah keinginan saya dari kecil, karena bagi saya mempelajari Alquran akan memproteksi diri kita dari hal buruk,” ucap Arif begitu dia biasa dipanggil menjelaskan.

 

Keluar sebagai pemenang dalam ajang MTQN ke-XXVIII pastilah keinginan setiap kafilah yang tampil, akan tetapi mempelajari Alquran sebagai pedoman manusia dimuka bumi ini, tentulah tujuan utama agar kita tidak tersesat kedalam hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Semoga kita menjadi insan yang Qur’ani. Insha Allah. (RYH/MMC Diskominfo)

 

 

Facebook Comments

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in MTQ Nasional