FGD IA-Smansa ’93, Dirjen Kemendikbudristek Iwan Syahril Bocorkan Cara Baru Hadapi Tes Seleksi PTN 2023

oleh -215 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

PADANG–Ikatan Alumni (IA) SMAN 1 Padang angkatan 93 kompak memberikan perhatian penuh di bidang pendidikan khususnya persiapan adik adik SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.

Oleh karena itu Ricky Aditya Nazir Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Padang’93 bersama teman teman alumni mengadakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai persiapan sekolah dan siswa SMAN 1 Padang menghadapi perubahan sistem seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2023, Minggu (30/10) di SMAN 1 Padang.

Dalam sambutannya wakil kepala sekolah SMAN 1 Padang Bidang Kurikulum Dr. Ikhwansyah mensupport dan berterima kasih kepada alumni Smansa telah mengadakan FGD untuk mempersiapkan siswa menghadapi seleksi PTN 2023. FGD ini diikuti oleh pimpinan Guru serta siswa osis SMAN 1 Padang.

Hadir sebagai narasumber Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek RI, Dr. Iwan Syahril yang juga merupakan alumni SMAN 1 Padang angkatan 93 bersama panelis pakar pendidikan IA-Smansa Padang ’93, Dr. Yulasmi (Dekan FEB UPI), Dr. Yaswinda (Kep.Dept.PG.Paud UNP), Dr. Dewi Fitriana (Dosen Psikologi UIN), dan Prof. Rika Desiyanti (Dosen FEB Bung Hatta).

Dirjen Kemendikbudristek, Iwan memaparkan saat ini untuk memperoleh informasi mengenai perkuliahan , sudah sangat banyak fasilitas digital baik dari sosial media maupun website website.

Iwan memaparkan pengalamannya saat menjadi mahasiswa HI di UNPAD, jadi guru, lalu dosen hingga perjalanan karier yang dicapai saat ini adalah hasil dari keinginan belajar untuk menjawab pertanyaan baru.

” Dahulukan apa yg dibutuhkan oleh siswa, itu yang kita wujudkan dan itu modal utama keberhasilan pendidikan bukan regulasi atau kebijakan sekolah saja” ujar Iwan.

Lalu untuk melanjutkan pendidikan ke PTN nanti Iwan membocorkan untuk tes seleksi PTN nanti akan mengubah tes mata pelajaran pada seleksi masuk PTN menjadi tes skolastik.

“Paradigma ini akan berbeda dari sebelumnya , jika kurikulum sekolah itu kuat maka itulah kunci untuk siswa menjalani tes skolastik. Lalu ada juga kebijakan baru yakni mengizinkan mahasiswa menimba pengalaman hingga tiga semester di luar jurusannya.” beber Iwan.

Ketua Harian IA-Smansa Hafizh Nursal SP mengatakan selain memberikan pencerahan untuk menyiapkan siswa menghadapi Seleksi PTN 2023, hari ini Alumni Smansa ’93 juga memberikan program beasiswa yang berasal dari donasi alumni kepada 10 orang siswa sebesar 3,5 juta /anak.

“Program donasi Beasiswa alumni berbagi IA-Smansa diberikan untuk adek adek siswa di SMAN 1 Padang, sudah terkumpul donasi 91 juta dan sudah di salurkan 16 anak khusus utk alumni, selanjutnya akan diserahkan untuk 10 siswa dengan total 35 Juta, dan kita ingin beasiswa ini akan terus membantu adek adek kita dalm menyelesaikan pendidikan pendidikan dengan baik.’ tutup Hafiz. (**)