PAN Tuntaskan Proses Cawawako Padang, Aspirasi, Tuntutan UU dan Desakan PKS

oleh -121 Dilihat

Padang — Apa kabar kursi kosong Wawako Padang? jadi pertanyaan publik hingga Minggu terakhir Februari 2022 ini.

Tapi yang pasti, untuk proses isi kursi kosong Wawako Padang itu, Partai Amanat Nasional (PAN) memenangi prosesnya.

Tugas DPW PAN selesai menjawap aspirasi rakyat dan desakan PKS serta surat Gubernur Sumbar 2021 lalu soal proses pemilihan Calon Wakil Walikota Padang.

“Bagi PAN tak memproses pun, partai dipimpin Zulkifli Hasan itu tak rugi, malah untung, karena Walikotanya Saudaraku Hendri Septa adalah kader dan Ketua DPD PAN Kota Padang,” ujar Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo, Kamis 24/2-2022 malam di sebuah hotel di Kota Padang.

“Tapi PAN tak mau disudutkan, PAN telah menuntaskan aspirasi dan menjawab desakan partai sebelah soal kursi kosong itu. Satu lagi terpenting PAN menegakkan peraturan per-UU-an tentang pergantian kepala daerah dan wakil kepala daerah,” ujar Indra Dt Rajo Lelo.

Surat dan putusan DPP PAN sudah disampaikan ke Walikota Padang, Dan sebentar lagi masuk surat dari PKS tentu proses sesuai aturan Walikota sampaikan ke DPRD Padang.

“Terserah DPRD yang memilih, DPRD yang punya hak preogratif dikasih UU untuk menetukan siapa peraih suara terbanyak dari calon wakil walikota itu,” ujar Indra yang juga Wakil Ketua DPRD Sumbar.

Tapi, sepertinya PAN boleh saja tuntas memprosesnya namun harapan masyarakat Kota Padang untuk memiliki Wakil Walikota (Wawako) dalam waktu dekat, tampaknya mesti pasang ‘kesabaran tingkat dewa’ kembali.

Dua nama sudah mengapung awal Februari 2022, PAN H Ekos Albar serta PKS Ust Mulyadi Muslim. Info beredar baru satu calon dikantong Walikota Padang Hendri Septa yaitu H Ekos Albar.

Infonya lagi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang menarik kembali H. Mulyadi Muslim yang sebelumnya sudah ditetapkan Ketua Dewan Syuro DPP PKS.

Kini, cuman H. Ekos Albar yang telah mengantongi SK DPP Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bertarung merebut kursi Wawako Padang yang sudah setahun kosong.

Tapi isu itu dibantah Ust Mulyadi Muslim di rehat _Silek Lidah Nagari TV’ Kamis malam, Mulyadi menegaskan rekomendasi DPP PKS. masih atas namanya.

“Rekom DPP PKS masih atas nama saya,” ujar Mulyadi Muslim singkat.

Satu yang pasti PAN tak mau dituding publik Padang bahwa bola mati di PAN soal kursi kosong Wawako Padang itu.

“Nah, DPP PAN kemudian menetapkan H. Ekos Albar sebagai Cawawako Padang. Dan SK DPP PAN itu sudah diserahkan kepada Hendri Septa selaku Ketua DPD PAN Padang. Dengan begitu, tugas kita secara kepartaian selesai. Kita tak ingin nanti PAN yang dituding memperlambat proses. Karena itu kita segerakan,” jelas Indra Dt Rajo Lelo. (***)