Satu Abad Alwashliyah, Canangkan Bangun 1000 Masjid di Pedalaman

oleh -214 Dilihat

Pasaman Barat — Ormas Alwahsliyah menjadi pelapor pembangunan masjid di Banjar Harapan, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Hari ini Masjid diberi nama Alwashliyah resmi dibangun ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Ketua Umum PB Al-Washliyah KH Masyhuril Khamis, Sabtu 24/9-2022.

Pukul 13.00 WIB, KH Masyhuril Khamis mengawali peletakan batu pertama Masjid Al-Washliyah di Banjar Harapan Nagari Aur Kuning. Pada peresmian pembangunan itu hadir Ketua DPW Al-Washliyah Provisi Sumbar Nurkhalis, Ketua KNPI Sumbar Nanda Satria, Ketua Al-Washliyah Pasaman Barat Al Widra, Ketua KNPI Pasaman Barat Tri Tegar Marunduri, Anggota DPRD Pasbar Ronal Dodya Restu serta tokoh masyarakat lainya.

Ketua Umum PB Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis, mengatakan ormas Al-Washliyah bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial. Sebagai hadiah Al-Washliyah yang akan berusia satu abad, ormas ini akan membangun 1.000 masjid di pedalaman.

“Ke depan kita punya rencana misi dakwah kita membangun masjid-masjid di perkampungan-perkampungan pedalaman,”ujar Kiai Masyhuril kepada pers yang meliput kegiatan religi tersebut.

Kiai Masyhuril menerangkan, jadi masjid yang dirikan Al-Washliyah adalah masjid yang berkaitan dengan pendidikan dan ekonomi kerakyatannya.

“Itulah makna dan prinsip dasar masjid yang akan dibangun dan dikembangkan Al-Washliyah,” ujar Kiai Masyhuril.

Ketum Alwashliyah ini menyampaikan, Insya Allah, Al-Washliyah punya target. membangun sekitar 1.000 masjid di seluruh Indonesia.

Masjid-masjid itu akan membina umat di pedalaman. Masjid-masjid itu juga akan belajar dari masjid yang sukses menjadi lokomotif ekonomi rakyat.

“Target 1.000 masjid ini sebenarnya Program Satu Abad Al-Washliyah, jadi periode lima tahun, tapi visinya untuk satu abad Al-Washliyah yakni 9 tahun ke depan, jadi ini hadiah ulang tahun kita (satu abad),” ujarnya.

Ia menambahakan, Al-Washliyah adalah mitra dan kawan baik pemerintah, khususnya dalam upaya pembinaan nilai-nilai Islam.

“Karena Al-Washliyah adalah ormas keagamaan. Tentunya fikrah Al-Washliyah adalah Islam wasathiyah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Al-Washliyah Provinsi Sumatera Berat Nurkhalis mengucapakan terimakasih kepada pemilik lahan yang telah mewakafkan tanahnya untuk membangun mesjid Al-Washliyah.

“Terimaksih kepada semua pihak yang telah membantu proses pembangunan mesjid ini. Semoga kelat menjadi ladang amal bagi kita semua”, ucapnya

Nurkhalis menyebutkan peletakan batu pertama ini merupakan simbolis dimulainya pembangunan masjid Al-Washliyah di Pasaman Barat.

“Nantinya pembangunan masjid ini diharapkan dapat digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan maupun kegiatan positif lainnya,” ujarnya. (rls)