Aceh,Kliksiar– Dua warga negara Rusia dievakuasi oleh prajurit TNI Angkatan Laut dari Kapal MEN.SCHIFF 6 di Perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (10/5). Kedua penumpang, seorang pria lanjut usia berumur 98 tahun dan seorang perempuan 43 tahun yang tengah hamil 15 minggu, mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis segera.
Informasi mengenai kondisi kedua penumpang diterima dari pihak kapal yang berlayar dengan rute Thailand – Port Klang, Malaysia. Merespons situasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menyusun rencana evakuasi.
Pada pukul 17.45 WIB, KN SAR Kresna 232 diberangkatkan dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju titik evakuasi medis. Setibanya di lokasi, petugas dengan sigap mengevakuasi kedua penumpang yang mengalami gangguan kesehatan. Pemeriksaan awal dari Tim Kesehatan Karantina Banda Aceh menunjukkan pria lansia mengalami diabetes dan kondisi tubuh yang melemah, sedangkan perempuan tersebut mengalami pendarahan di hidung.
Setelah proses evakuasi selesai, kedua penumpang segera dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue dan dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Zainal Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi penyelamatan ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan kesiapan prajurit TNI AL dalam merespons berbagai situasi darurat.
Langkah cepat yang dilakukan tim gabungan menunjukkan kesiapan dan ketanggapan dalam mengevakuasi korban di tengah kondisi laut yang tidak selalu bersahabat. Evakuasi ini menjadi salah satu bukti bagaimana kesiapsiagaan prajurit TNI AL hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan.
(***)










