LPJK Perkuat Kolaborasi Indonesia–China- ASEAN melalui Teknologi Robot Konstruksi

oleh -14 Dilihat
oleh

GUANGZHOU,KLIKSIAR – Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, Insannul Kamil, memenuhi undangan resmi ke ajang Kompetisi Robot Konstruksi Guangdong, Hong Kong–Macao ke-2 yang digelar di Guangzhou NanSha International Convention and Exhibition Center (NSICEC), Selasa (22/9/2026).

Kehadiran Insannul Kamil turut bersama delegasi dari Departemen Pekerjaan Umum dan Transportasi Laos, Direktorat Perumahan dan Perencanaan Kota, serta perwakilan dari China Construction News. Ajang ini secara khusus menampilkan perkembangan mutakhir industri konstruksi cerdas di kawasan Greater Bay Area, sejalan dengan arah transformasi industri yang kini sarat akan digitalisasi, konsep hijau berwawasan lingkungan, dan sistem yang terintegrasi.

Insannul Kamil, yang juga merupakan Dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand), menjelaskan bahwa kompetisi berskala internasional ini melibatkan berbagai elemen penting. Peserta dan partisipan datang dari instansi pemerintah wilayah Guangdong, Hong Kong, dan Macao, lembaga penelitian, perguruan tinggi, perusahaan inovasi teknologi, hingga para pakar dan akademisi.

“Kompetisi ini menjadi platform dan hub kolaborasi teknologi industri konstruksi tingkat tinggi. Ajang ini mendorong pertukaran teknologi, pengembangan talenta SDM konstruksi, sinergi antarsektor industri, dan saling berbagi hasil inovasi,” ujar Insannul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri.

Ia menambahkan, eksistensi kompetisi robot cerdas di sektor ini diharapkan mampu menjadi katalisator. Tujuannya adalah untuk mendorong dan mengakselerasi transformasi dari industri konstruksi tradisional menuju pengembangan industri konstruksi cerdas yang berkualitas tinggi.

Kehadiran Indonesia—yang diwakili oleh LPJK bersama para delegasi Forum Kerja Sama dan Pengembangan Industri Konstruksi Tiongkok–ASEAN ke-4 tahun 2026—menjadi langkah strategis. Ketua Badan Keahlian Mesin (BKM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ini menegaskan bahwa partisipasi tersebut memberikan delegasi Indonesia gambaran langsung yang lebih dekat mengenai pesatnya kemajuan teknologi robot dan industri konstruksi cerdas di Tiongkok saat ini. (*)