Tang Aia Kembali Mengamuk, Lubuk Minturun hingga Guo Dikepung Banjir

oleh -48 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sabtu (10/10), kembali memicu banjir di sejumlah kawasan. Luapan sungai merendam permukiman dan membuat warga cemas. Kawasan Kampung Apa, Lubuk Minturun, Perumahan Lumin Park, Sungai Bangek hingga Kampung Guo dilaporkan terdampak.

Ancaman banjir membuat petugas gabungan bergerak melakukan penanganan di lapangan. Evakuasi warga menjadi prioritas, terutama di kawasan yang berada dekat aliran sungai dan berpotensi terdampak apabila debit air terus meningkat.

Di Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sungai Lubuk Minturun meluap hingga air memasuki kawasan permukiman. Kondisi tersebut menambah kekhawatiran masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengerahkan personel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI dan Polri untuk menangani kondisi darurat. Selain mengevakuasi warga, petugas juga membantu mengamankan barang-barang berharga milik masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan personel gabungan telah berada di lokasi untuk membantu warga terdampak.

“Saat ini, personel BPBD bersama tim TRC, TNI, dan Polri sudah berada di lokasi untuk memprioritaskan evakuasi warga terdampak serta memastikan keselamatan mereka,” ujar Hendri.

Genangan di Jalan Raya Mengkhawatirkan

Kondisi tak kalah mencemaskan dirasakan warga Lubuk Minturun. Genangan air dilaporkan mulai mencapai jalan utama dan sejumlah rumah penduduk.

Fajri, warga setempat, mengatakan ketinggian air di dekat rumahnya masih relatif rendah. Namun, genangan di jalan raya sudah cukup tinggi.

“Makin parah, di dekat rumah saya masih kecil namun di jalan raya cukup besar airnya,” kata Fajri.

Perbedaan ketinggian genangan tersebut membuat warga harus lebih waspada. Apalagi, jika hujan terus turun, debit sungai berpotensi meningkat dan memperluas genangan ke kawasan permukiman.

Tujuh Personel SAR Dikerahkan

Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang mengerahkan tujuh personel menuju kawasan Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun.

Tim menerima laporan kejadian pada pukul 14.30 WIB dan berangkat menuju lokasi pukul 14.40 WIB.

Dalam operasi tersebut, personel membawa perahu karet, peralatan penyelamatan di air, perlengkapan evakuasi, serta peralatan medis. Tim disiagakan untuk mendukung penanganan dan membantu penyelamatan warga terdampak.

Hingga laporan awal ini disusun, pendataan dampak banjir masih berlangsung. Informasi mengenai jumlah korban, rumah yang terdampak, serta total kerugian belum diperoleh secara pasti.

Warga Diminta Jauhi Sungai

BPBD mengingatkan masyarakat, terutama warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Debit air dapat meningkat dengan cepat ketika hujan deras mengguyur kawasan hulu.

Warga diminta tidak mendekati sungai saat air mulai naik, memantau kondisi lingkungan, serta mengikuti arahan petugas. Jika situasi memburuk, masyarakat diimbau segera menuju tempat yang lebih aman.

Banjir yang kembali melanda Padang menjadi peringatan bagi masyarakat di kawasan rawan bencana. Kesiapsiagaan warga dan kecepatan petugas dalam melakukan penanganan sangat menentukan upaya mengurangi risiko serta melindungi keselamatan masyarakat.

Informasi lanjutan mengenai kondisi warga dan dampak banjir masih menunggu hasil pendataan petugas di lapangan. (*)