Padang,Klisiar— Tak sekadar duduk di gedung bundar, Irwan Zuldani menunjukkan bahwa legislator bisa hadir di lapangan. Anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Sumbar I ini turun tangan merancang Festival Seni Budaya yang digelar di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang. Dalam pembukaan festival yang berlangsung pada Minggu,( 20/07). Irwan menyampaikan komitmennya terhadap pelestarian budaya lokal dan kesejahteraan pelaku seni.
Irwan bukan hanya politisi. Ia juga ninik mamak yang tahu betul denyut kebudayaan Kuranji. Melalui pokok-pokok pikirannya di DPRD, ia mendorong lahirnya festival bertema “Giat Seni dari Kuranji, Harmoni untuk Negeri”. Seni dipanggungkan. Rakyat datang. Ada lomba Baju Kurung Basiba, Qasidah, Gambus, hingga Tari Nusantara. Semuanya hidup di bawah langit Padang yang cerah.
“Seni bukan hanya untuk tampil, tapi juga memberi makan. Memberi ruang. Memberi ekonomi,” katanya. Kata-katanya tak berhenti di pidato. Ia menggandeng Dinas Kebudayaan Sumbar secara konkret.
Kepala dinas, Jefrinal Arifin, menyebut kolaborasi ini bukan sekadar proyek seremonial. “Kami ingin seni menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” katanya lugas.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, juga ikut hadir malam penutupan. Ia tak ragu mengakui festival ini selaras dengan program unggulan Jelajah Padang. “Kami apresiasi penuh dan berharap festival semacam ini menjadi agenda tahunan,” ucapnya singkat. Festival selesai, tetapi semangat rakyat Kuranji belum usai.










