PADANG,KLIKSIAR– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah dengan anggaran triliunan rupiah kini menjadi sorotan publik. Antusiasme masyarakat terhadap manfaat program ini semakin tinggi, mulai dari regulasi, SOP pengelolaan, hingga menu yang dibagikan.
Wakil Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Mona Sisca, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dalam pelaksanaan MBG. Hal itu disampaikan saat dialog bersama RRI Padang, Sabtu (11/4).
“Kami mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) proaktif memberikan akses informasi terkait progres pelaksanaan MBG melalui SPPG. Informasi kandungan gizi seimbang, harga menu, hingga proses pengelolaan harus terbuka,” ujar Mona.
Ia menambahkan, penerapan prinsip keterbukaan informasi sesuai UU No.14 Tahun 2008 menjadi benteng bagi BGN agar program prioritas nasional ini berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.
“Indikator kesuksesan program pemerintah seperti MBG adalah meningkatnya kepercayaan publik serta partisipasi masyarakat dalam mendukung gizi seimbang nasional,” katanya.
Sebagai wujud komitmen, BGN telah menerbitkan SK Kepala BGN No.3 Tahun 2025 tentang pembentukan PPID. Langkah ini mengacu pada Perki No.1 Tahun 2021 mengenai standar layanan informasi publik.
Mona juga mengingatkan agar badan publik yang menjalankan program pemerintah terus melakukan edukasi dan advokasi dengan menggandeng media massa. “Media adalah corong informasi masyarakat. Dengan sinergi, informasi yang disampaikan bisa akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (*)








