AGAM,KLIKSIAR— Di tengah tantangan ekonomi yang makin kompleks, Anggota Komisi III DPRD Sumbar, H. Nofrizon, tak mau duduk diam. Senin (25/8), ia menggelar sosialisasi koperasi dan usaha kecil di Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam. Targetnya jelas: menguatkan Koperasi Merah Putih sebagai penopang ekonomi rakyat.
Sosialisasi ini digelar dalam rangkaian reses perseorangan Fraksi PPP dan mendapat sambutan hangat dari para walinagari se-Kabupaten Agam wilayah barat, termasuk pengurus koperasi yang sudah terbentuk. Pemerintah daerah pun tak tinggal diam. Bupati Agam, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Roza Syafdefianti, memberikan apresiasi khusus atas inisiatif Nofrizon.
“Koperasi dan usaha kecil adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Mereka tangguh, tahan banting, dan jadi motor penggerak ekonomi daerah. Perda 19 Tahun 2019 hadir sebagai payung hukum yang memperkuat posisi mereka,” ujar Roza.
Ia menyebut Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi inklusif yang membuka akses permodalan, pemasaran, dan peningkatan kualitas usaha kecil. Menurutnya, koperasi ini bisa jadi jalan bagi pelaku usaha untuk naik kelas.
“Pemkab Agam berkomitmen mendorong lahirnya koperasi modern, berbasis digital, transparan, dan akuntabel. Tapi ini butuh sinergi: pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat harus jalan bersama,” tegasnya.
Roza juga mengajak peserta menjadikan forum ini sebagai ruang bertukar gagasan, memperkuat jaringan, dan meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan koperasi dan usaha kecil.
Sosialisasi ini dijadwalkan berlangsung dua tahap. Tahap pertama digelar Senin di Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam untuk wilayah barat. Tahap kedua akan digelar Selasa, 26 Agustus, di IPDN Baso untuk wilayah timur Kabupaten Agam.
H. Nofrizon menghadirkan narasumber utama Dr. H. Endrizal, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar. Forum diskusi berlangsung hangat, penuh gagasan, dan jadi bukti bahwa koperasi bukan sekadar wacana, tapi gerakan ekonomi rakyat yang nyata. (***)







