Padang,Kliksiar —- Polda Sumatera Barat bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas resmi menandatangani perjanjian kerjasama dalam rangka penyelenggaraan lomba karya tulis bertema Kenakalan Remaja, Persoalan dan Solusinya yang digelar sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-79.
Kesepakatan ini ditandatangani pada Selasa, 27 Mei 2025, di Rumah Makan Sederhana, Jalan Rasuna Said, Padang. Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Polda Sumbar, termasuk Dirpamobvit Kombes Pol. Ardian Indra Nurinta, Kabid Humas Kombes Pol. Susmelawati Rosya, serta beberapa perwira lainnya. Sementara dari pihak Universitas Andalas, hadir Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. Dr. Herwandi, Wakil Dekan III Dr. Reniwati, serta jajaran akademisi yang juga bertindak sebagai tim juri dalam kompetisi ini.
Dalam perjanjian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan kolaborasi di beberapa bidang, termasuk penyelenggaraan lomba karya tulis, pemanfaatan tenaga ahli dalam bidang bahasa, sejarah, dan budaya, serta penguatan publikasi edukatif bagi masyarakat. Perjanjian ini juga menandai kemitraan strategis antara kepolisian dan komunitas akademik dalam mendukung program literasi dan edukasi publik.
Lomba karya tulis ini akan memasuki tahap grand final pada 24 Juni 2025, di mana 10 naskah terbaik akan dipresentasikan di hadapan dewan juri yang terdiri dari perwakilan LBH Padang, dosen Universitas Andalas, dan jajaran Polda Sumbar. Para pemenang nantinya akan menerima hadiah uang tunai serta piagam penghargaan, yang akan diserahkan langsung dalam upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli 2025.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap literasi dan edukasi masyarakat, 10 karya terbaik dari kompetisi ini akan diterbitkan dalam bentuk buku.
Kombes Pol. Ardian Indra Nurinta menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang menulis, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menggali solusi terhadap permasalahan kenakalan remaja dari perspektif akademik dan sosial.
“Kerjasama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan komunitas akademik, sekaligus mengedukasi generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Herwandi, menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari peran akademisi dalam mendukung langkah kepolisian dalam menangani isu sosial.
“Kami berharap lomba ini dapat menghasilkan karya-karya inspiratif yang tidak hanya membahas persoalan, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi permasalahan kenakalan remaja,” katanya.
Untuk kelancaran komunikasi, koordinasi lebih lanjut akan dilakukan melalui surat elektronik dan grup WhatsApp yang melibatkan panitia dari Polda Sumbar serta akademisi Universitas Andalas.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa inisiatif ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi dalam memperkuat literasi dan kesadaran hukum di masyarakat, khususnya menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-79.
(***)










