Polsek Sangir Jujuan Gencarkan Sosialisasi, Premanisme Tak Diberi Ruang

oleh -300 Dilihat
oleh

Solok Selatan,Kliksiar– Premanisme bukan sekadar gangguan kecil, tetapi ancaman nyata bagi ketertiban masyarakat. Menyikapi maraknya pemberitaan dan kekhawatiran warga, Bhabinkamtibmas Polsek Sangir Jujuan, Polres Solok Selatan, Bripka Wandra, turun langsung ke lapangan. Senin, 19 Mei 2025, ia menggelar sosialisasi kamtibmas kepada warga binaannya, dengan sasaran utama para pemilik warung dan kios di wilayah hukum Polsek Sangir Jujuan.

Pendekatan yang dilakukan bukan sekadar formalitas. Sosialisasi ini mengedepankan dialog terbuka dan edukasi hukum yang mudah dipahami. Bripka Wandra menegaskan bahwa aksi premanisme dalam bentuk apa pun tidak bisa dibiarkan berkembang.

“Premanisme dalam bentuk apa pun tidak bisa dibiarkan berkembang di tengah masyarakat. Tugas kita sebagai insan Polri adalah memberikan rasa aman dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Karena itu, saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk tidak takut melapor jika ada kejadian mencurigakan atau bentuk intimidasi dari oknum tertentu,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi juga masyarakat. Keterlibatan warga dalam memberikan informasi sangat dibutuhkan demi menciptakan lingkungan bebas premanisme.

Di akhir kegiatan, Bripka Wandra mengingatkan warga agar tidak ragu melaporkan setiap indikasi atau aksi premanisme kepada Polsek Sangir Jujuan maupun langsung ke Polres Solok Selatan.

Kapolsek Sangir Jujuan, IPTU Sudirman, mewakili Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, menegaskan bahwa Polri tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan jalanan.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme. Kami siap bertindak cepat dan tegas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar IPTU Sudirman.

Dengan langkah ini, Polsek Sangir Jujuan berharap kesadaran masyarakat untuk menolak premanisme semakin meningkat. Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.

(***)