12 Unit Kereta Baru Tiba di Padang, KAI Divre II Sumbar Siapkan Pengoperasian pada Semester 2

oleh -289 Dilihat
oleh

*PADANG* – Setelah melalui proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, hingga Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, sebanyak 12 unit kereta baru tiba di Depo Kereta Padang pada Jumat (21/3/2025). Kereta tersebut terdiri dari 10 unit kereta penumpang dan 2 unit kereta pembangkit listrik.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi, menjelaskan bahwa kereta-kereta ini akan segera menjalani sejumlah pengecekan menyeluruh sebelum resmi dioperasikan. “Proses unloading di Pelabuhan Teluk Bayur telah selesai, dan kereta sudah dilangsir ke Depo Kereta Padang. Selanjutnya, kami akan melakukan pengecekan kelistrikan, pengereman, dan berbagai aspek teknis lainnya, serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait,” ujarnya.

*Penggunaan dan Rencana Operasional*

Reza juga mengungkapkan bahwa kereta-kereta baru ini akan menggantikan rangkaian lama serta menambah frekuensi perjalanan KA Pariaman Ekspres Fakultatif pada rute Pauhlima/Padang – Naras PP. Selain itu, KAI Divre II Sumbar merencanakan pengoperasian layanan KA baru dengan rute Kayu Tanam – Padang PP yang akan dimulai pada semester 2 tahun 2025.

 

“Semoga tambahan perjalanan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumatera Barat, memudahkan mobilitas dengan moda transportasi yang murah, tepat waktu, dan nyaman,” tambahnya.

*Komitmen Meningkatkan Pelayanan*

Kedatangan 12 unit kereta baru ini menjadi bukti nyata komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mendukung operasional kereta api di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran kereta ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi andalan di provinsi ini.

KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran layanan kereta api serta turut menjaga fasilitas transportasi publik ini demi kenyamanan bersama.