Harga Pertamax dan Pertalite Tetap

oleh -81 Dilihat
oleh

PADANG, KLIKSIAR — Keputusan pemerintah untuk menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) mendapat sambutan positif dari mitra terdepan Pertamina. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku efektif pada 18 April 2026.

“Ya, kami baru menerima edaran tadi malam terkait penyesuaian harga BBM. Adapun perubahan harga berlaku untuk Pertamina Dex, Dexlite, dan Pertamax Turbo. Sementara itu, Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar masih tetap mengacu pada harga sebelumnya. Kami atas nama asosiasi Pertashop di Sumbar tentu mendukung dan mengapresiasi kebijakan ini,” ujar Ramadanur.

Menurut Ramadanur, keputusan untuk tetap mempertahankan harga Pertamax (RON 92) merupakan langkah yang tepat di tengah stagnasi daya beli masyarakat.

“Kami menyambut baik keputusan ini. Perlu kami sampaikan, konsumen Pertashop rata-rata berasal dari kalangan menengah ke bawah. Pelanggan utama kami bukan kendaraan roda empat; hampir 98 persen adalah pengguna sepeda motor. Artinya, mempertahankan harga Pertamax sama saja dengan melindungi masyarakat menengah ke bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadanur mengungkapkan bahwa masyarakat lapisan bawah kini sudah terbiasa menggunakan Pertamax, baik untuk kendaraan maupun kebutuhan produksi.

“Bisa dikatakan hampir 100 persen masyarakat di lingkungan Pertashop—khususnya pengguna sepeda motor, mesin potong rumput, mesin pompa, dan peralatan lainnya—sudah menggunakan Pertamax. Kami berharap diskresi seperti ini dapat terus dipertahankan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pertashop 1P.261.364 CV Famili Berkah Bersama, Azib Fattah Mandala Putra, juga menyampaikan hal senada.

“Kami mengapresiasi keputusan ini. Kami memahami adanya gejolak harga minyak dunia, namun mempertahankan harga Pertamax merupakan langkah yang bijak,” ujar Azib.

Azib menjelaskan, pihaknya telah menerima informasi penyesuaian harga sejak malam sebelumnya. Terdapat tiga jenis BBM yang mengalami perubahan harga, yakni:

Pertamina Dex dari Rp15.100 menjadi Rp24.950 per liter

Dexlite dari Rp14.800 menjadi Rp24.650 per liter

Pertamax Turbo dari Rp13.650 menjadi Rp20.250 per liter

Sementara itu, Pertalite tetap di harga Rp10.000 per liter dan Bio Solar tidak mengalami perubahan, yakni tetap Rp6.800 per liter.

“Khusus Pertamax, Pertamina kembali melakukan diskresi untuk menjaga daya beli masyarakat. Harga Pertamax di SPBU dibanderol Rp12.900 per liter, sedangkan di Pertashop Rp12.800 per liter,” tutup Azib.

Seperti diketahui, penetapan harga untuk BBM non Subsidi dan penugasan mengacu pada Permen ESDM : Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi tersebut menegaskan penentuan harga BBM di luar penugasan mengacu dan sesuai dengan mekanisme pasar. Maksudnya mengacu harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Saat ini gelojak minyak dunia sedang terjadi pasca memanasnya kondisi timur tengah akibat perang Amerika Serikat dan Israel Vs Iran. Perang ini sempat berdampak pada penutupan selat Hormuz yang menjadi jalur lalu lintas 20 persen kebutuhan minyak dunia.

Selain terganggunya pasokan yang berdampak pada perubahan harga, nilai tukar juga sempat berfluktuatif. Akibatnya, pemerintah terpaksa melakukan penyesuaian harga. Khusus untuk BBM subsidi dan penugasan pemerintah terpaksa menebalkan subsidi demi menjaga daya beli masyarakat. ***