Pasaman,Kliksiar— Suasana penuh aspirasi mewarnai kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, yang digelar di Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sabtu, 26 Juli 2025. Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Ali Muda menampung berbagai usulan yang disampaikan langsung oleh masyarakat.
Setidaknya empat isu utama mencuat selama dialog: pengembangan seni budaya di sekolah, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, perbaikan infrastruktur pertanian, dan kebutuhan irigasi.
Warga mengusulkan pengadaan alat drum band untuk empat sekolah di nagari mereka, demi mendukung kreativitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Di sisi lain, kelompok wirid Yasin meminta bantuan seragam untuk menunjang aktivitas keagamaan mereka.
Isu paling mendesak datang dari sektor pertanian. Banyak warga mengeluhkan jalan usaha tani yang rusak dan becek saat musim hujan, menghambat pengangkutan hasil panen. Mereka berharap ada pengecoran jalan untuk memperlancar produksi.
“Kalau hujan, kendaraan kami terjebak lumpur. Kami minta jalan tani ini diperbaiki,” ungkap salah seorang warga.
Warga juga mendorong pembangunan bendungan dan saluran irigasi permanen karena belum adanya sistem pengairan yang memadai, berdampak langsung pada produktivitas pertanian.
Tokoh masyarakat Padang Mentinggi, Dt Paduko Alimin, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ali Muda yang dinilainya langka. “Baru kali ini wakil rakyat dari provinsi hadir langsung mendengar suara kami,” tuturnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Harisuddin, turut hadir dan menyambut baik langkah ini. Ia berharap sinergi antara DPRD provinsi dan kabupaten bisa mempercepat realisasi program di daerah.
Ali Muda menyambut semua aspirasi dengan komitmen untuk menindaklanjuti. “Reses ini bukan hanya rutinitas, tapi momentum bagi masyarakat untuk bicara langsung. Semua usulan akan saya bawa untuk diperjuangkan,” ujarnya. (***)










