Rahmat Saleh Tegaskan Komitmen Lewat Aksi, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Sudah Terbantu

oleh -109 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menegaskan pemulihan ekonomi Sumatera Barat harus bertumpu pada penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan.

‎Hal ini ia sampaikan saat memaparkan capaian kinerjanya di hadapan warga Alai Parak Kopi, Padang, pada Jumat (1/5/2026).

‎‎​Rahmat memaparkan fakta di lapangan mengenai realisasi program bantuan yang telah ia kawal.

‎Di Kabupaten Agam, pihaknya berhasil menyalurkan bantuan bibit untuk lahan seluas 700 hektar, sementara di wilayah pesisir Sumatera Barat, bantuan bibit jagung telah menjangkau hingga 1.300 hektar lahan.

‎‎Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen yang dijanjikan telah diwujudkan dalam bentuk kerja nyata bagi para petani.

‎‎​“Ini adalah bukti kinerja kita menuju pemulihan Sumatera Barat. Sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui bantuan bibit, alat mesin pertanian, hingga pendampingan teknis. Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar terbantu untuk bangkit,” tegas Rahmat.

‎Menurutnya, sinkronisasi antara kebutuhan petani dan kebijakan pemerintah pusat harus terus dikawal ketat.

‎‎Dia bertekad untuk memastikan bantuan alat pertanian (alsintan) dan sarana produksi lainnya tersalurkan secara tepat sasaran agar produktivitas lahan di Sumatera Barat dapat meningkat signifikan.

‎Di sisi lain, menurutnya keberhasilan sektor pertanian tidak lepas dari peran aktif kelompok masyarakat di tingkat bawah.

‎Untuk itu Rahmat juga mendorong penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai salah satu pilar penyokong ekonomi pertanian.

‎​‎Dia menikai partisipasi ibu-ibu dalam KWT merupakan langkah cerdas untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

‎‎“Program bantuan kita tidak hanya untuk petani skala besar, tapi juga menyasar kelompok-kelompok kecil seperti KWT. Melalui wadah ini, ibu-ibu bisa terlibat aktif dalam budidaya tanaman pangan dan pengolahan hasil tani, yang pada akhirnya akan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara luas,” tutupnya. (Gilang)