Nanda Satria: Koperasi dan UMKM Bukan Sekadar Ekonomi, Tapi Harga Diri Rakyat Sumbar

oleh -611 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR— Di tengah derasnya arus ekonomi global dan ketimpangan sosial yang makin terasa, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, _Nanda Satria_, memilih berdiri di barisan akar rumput. Selasa (26/8/2025), ia menggelar sosialisasi Perda No. 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan UMKM, bertempat di Museum Adityawarman, Padang. Hadir 200 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan, menyimak dengan antusias.

Bagi Nanda, koperasi dan UMKM bukan sekadar instrumen ekonomi. Ia menyebutnya sebagai “tulang punggung rakyat” yang telah terbukti tangguh, bahkan saat badai krisis ekonomi 1998 melanda. “Koperasi lahir di Sumatera Barat. Di tangan Mohammad Hatta, ia tumbuh sebagai simbol kemandirian. Kita tidak boleh melupakan akar itu,” tegas politisi NasDem ini.

Ia menyambung, bahwa perhatian terhadap sektor ini bukan hanya romantisme sejarah. “Presiden Prabowo Subianto hari ini serius menjalankan program penguatan koperasi dan UMKM. Ini bukan retorika, tapi arah kebijakan,” ujarnya.

Lebih dari itu, Nanda menekankan bahwa UMKM adalah ruang hidup bagi jutaan rakyat kecil. “Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tapi menciptakan lapangan kerja, menjaga stabilitas sosial, dan memberi harapan di tengah ketidakpastian,” katanya.

Dalam forum itu, ia mengajak semua pihak pemerintah, pemuda, dan masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton. “Dukung produk lokal. Beri ruang inovasi. Jangan biarkan pelaku usaha kecil berjuang sendiri,” seru Nanda.

Ia menutup dengan nada optimis namun penuh peringatan: “Kalau kita gagal melindungi UMKM, kita gagal menjaga harga diri ekonomi rakyat. Mari kita bangun ekonomi yang tangguh, berkeadilan, dan berpihak pada yang kecil.” (***)