JAKARTA,KLIKSIAR – PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) meluncurkan Customer Experience (CX) Playbook sekaligus meresmikan operasional Prayana Lounge dalam kegiatan Townhall Meeting yang digelar di Graha Angkasa Pura Indonesia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).
Kegiatan yang mengusung tema “Melayani Sepenuh Hati” dan “Memberi Layanan Pasti” itu menjadi bagian dari upaya IAS memperkuat kualitas pelayanan di sektor aviasi dan pariwisata.
Acara tersebut dihadiri Senior Director/Chief of Marketing Danantara Asset Management (DAM) Dendy Tegar Danianto, Direktur Human Capital dan Digital PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Herdy Harman, serta Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya.
Direktur Human Capital dan Digital InJourney, Herdy Harman, mengatakan peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan BUMN memerlukan transformasi budaya kerja yang terukur dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Menurutnya, peluncuran CX Playbook merupakan bagian dari implementasi program Danantara Indonesia dalam memperkuat standar layanan di berbagai sektor usaha yang berada di bawah pengelolaannya.
Sementara itu, Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya menyebut transformasi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan merupakan langkah nyata untuk meningkatkan nilai layanan kepada pelanggan.
“Di tengah proses merger dan transformasi yang digariskan BPI Danantara, IAS berkomitmen memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.
Dalam transformasi tersebut, IAS menetapkan empat fokus utama pengembangan layanan. Pertama, peningkatan efisiensi penanganan bagasi dengan target waktu tunggu maksimal 15 menit untuk bagasi pertama dan 30 menit untuk bagasi terakhir. Saat ini tingkat ketercapaiannya disebut telah mencapai 97,73 persen.
Kedua, standardisasi fasilitas toilet melalui penerapan konsep Bersih, Kering, Lengkap, Harum, dan Higienis yang akan diperluas ke berbagai mitra strategis IAS Group.
Ketiga, digitalisasi layanan kargo melalui penerapan sistem CALIS dan pemantauan secara real time guna meningkatkan kepastian layanan kepada pengguna jasa.
Keempat, pembangunan pusat kendali terpadu Command, Contact and CCTV Center (C4) yang ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026. Fasilitas ini akan mengintegrasikan sistem pemantauan digital, layanan kontak pelanggan, serta penanganan keluhan secara terpusat.
Pada kesempatan yang sama, IAS juga memperkenalkan Prayana Lounge sebagai bagian dari pengembangan lini bisnis hospitality perusahaan. Ruang tunggu eksekutif tersebut saat ini telah beroperasi di sejumlah bandara, antara lain Surabaya, Bali, Makassar, dan Balikpapan.
Townhall IAS CX100 ditutup dengan sesi diskusi bersama media yang membahas program CX100 Danantara, transformasi layanan IAS, pengembangan Prayana Lounge, serta berbagai target peningkatan layanan perusahaan ke depan. (*)







