DP3AP2KB Seleksi 110 Peserta Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026 Partisipasi ABK Meningkat, Hadirkan Kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas

oleh -131 Dilihat
oleh

PADANG, KLIKSIAR — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kembali membuka ruang partisipasi bagi generasi muda melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.

Program yang proses seleksinya berlangsung di Kantor DP3AP2KB, Selasa (14/7), ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pemenuhan hak anak di Kota Padang.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, mengatakan program tersebut dirancang untuk melahirkan agen perubahan (agent of change) yang mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak dalam mewujudkan Kota Padang sebagai kota yang ramah anak.

“Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak agar mampu berpartisipasi aktif dalam menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak anak di lingkungannya,” ujar Ade.

Ia menjelaskan, proses seleksi tahun ini dilakukan secara bertahap dan ketat. Tahap pertama berupa penilaian karya tulis atau esai yang disusun seluruh peserta. Selanjutnya, peserta terbaik mengikuti tahap wawancara dan unjuk minat serta bakat hingga akhirnya dipilih 14 finalis yang akan tampil pada malam grand final.

“Dari seleksi tahap kedua nantinya akan dipilih 14 finalis yang akan tampil pada acara puncak apresiasi Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di Youth Center Kota Padang,” katanya.

Ade mengungkapkan, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan antusiasme yang semakin tinggi. Tercatat sebanyak 110 pelajar tingkat SMP berusia 12 hingga 15 tahun mendaftarkan diri mengikuti seleksi.

Menurutnya, tingginya partisipasi anak berkebutuhan khusus (ABK) menjadi salah satu hal yang membanggakan pada pelaksanaan tahun ini. Sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan yang inklusif, DP3AP2KB menghadirkan kategori khusus, yakni Duta Anak Pejuang Disabilitas.

“Alhamdulillah, minat anak-anak berkebutuhan khusus tahun ini sangat tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi role model bagi teman-teman sebaya serta menjadi pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak, khususnya di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperluas ruang partisipasi anak, mendorong tumbuhnya kreativitas dan kepemimpinan, serta memastikan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama untuk berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. (*)