Fadly Amran Paparkan Progul Padang di Forum Internasional ICSSD-SEA 2026

oleh -122 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi keynote speaker pada International Conference on the Social Dimensions of Sustainable Development in Southeast Asia (ICSSD-SEA) 2026 yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas di Convention Hall Universitas Andalas, Selasa (14/7).

Konferensi internasional tersebut dihadiri akademisi, peneliti, dan narasumber dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, serta Laos. Turut hadir Wakil Rektor IV Unand Prof. Henmaidi, Dekan FISIP Unand Dr. Jendrius, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Padang Maihendrizon, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Fadly Amran memperkenalkan sejumlah Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang yang dirancang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, Progul Padang Juara menjadi salah satu program prioritas yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan. Program tersebut diwujudkan melalui pemberian beasiswa bagi putra-putri Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta penyediaan seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

“Pada tahun ini, Pemerintah Kota Padang mengirimkan sekitar 60 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas di Provinsi Guangdong dan Beijing, Tiongkok. Kami juga berencana mengirimkan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di sejumlah universitas di Malaysia,” ujar Fadly.

Di sektor kesehatan, lanjutnya, Pemko Padang menghadirkan Progul Padang Melayani melalui layanan BPJS Kesehatan Gratis, program Dokter Warga, hingga BPJS Ketenagakerjaan yang ditargetkan menjangkau 37.000 penerima manfaat dalam empat tahun mendatang.

Selain itu, Fadly juga memaparkan Program Smart Surau yang berorientasi pada pembinaan generasi muda berbasis masjid, serta Dubalang Kota yang bertujuan menghidupkan kembali kepemimpinan kolaboratif melalui sinergi pemerintah, ulama, ninik mamak, dan kaum intelektual.

“Program unggulan lainnya adalah Smart Surau yang berfokus pada pendidikan generasi muda berbasis masjid. Sementara itu, Dubalang Kota bertujuan menghidupkan kembali model kepemimpinan kolaboratif melalui sinergi antara pemerintah, ulama, ninik mamak, dan kaum intelektual,” katanya.

Sementara itu, mewakili Ketua Panitia ICSSD-SEA 2026, Andri Rusta mengatakan konferensi tahun ini menghadirkan peneliti dari berbagai negara yang mewakili universitas dan institusi masing-masing.

Ia berharap ICSSD-SEA 2026 tidak hanya menjadi wadah mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta membangun jejaring akademik yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara maupun berbagai belahan dunia lainnya. (*)