Bank Mantap Ajak Pensiunan Tetap Produktif Maigus Nasir: Dalam Islam Tidak Ada Istilah Pensiun Selama Masih Bernapas

oleh -128 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Semangat untuk terus berkarya di masa pensiun menjadi pesan utama dalam kegiatan “Bangkit Bersama, Gerak, Kuliner, Cerita” yang digelar Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) di kawasan Pantai Puruih, Padang, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para pensiunan nasabah Bank Mantap itu dibuka Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen Noer Fajrieansyah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, Sekretaris Dinas Pariwisata Pagara, Kabag Prokopim Setdako Padang Junie Nursyamza, Area Head Bank Mandiri Sumbar Feri Cahyono, Plt Kepala Cabang PT Asabri Padang, serta para pensiunan dari PWRI, Telkom dan komunitas Bank Mantap.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seseorang. Menurutnya, selama masih diberikan kesehatan dan kesempatan hidup, setiap orang tetap memiliki kewajiban untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Di dalam Islam tidak ada istilah pensiun, pensiun itu ketika meninggal dunia saja,” ujar Maigus.

Ia mengatakan, manusia harus terus meninggalkan manfaat bagi orang lain. Filosofi itu, katanya, tergambar dalam pesan agar sebelum meninggal dunia seseorang menanam “sebutir kurma” sebagai simbol meninggalkan amal dan karya yang dapat dinikmati generasi berikutnya.

“Sebelum mati, harus ada sebutir kurma yang ditanam. Artinya, dalam hidup harus ada yang ditanam untuk nantinya dinikmati orang lain, karena orang yang paling disukai Allah adalah yang bisa membuat orang lain senang,” katanya.

Maigus juga mengapresiasi kepedulian Bank Mantap yang terus memberikan perhatian kepada para pensiunan melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan.

“Tentunya kami mengapresiasi kegiatan ini. Bank Mantap memerhatikan para pensiunan dan menyiapkan mereka yang akan memasuki masa pensiun dengan layanan yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen Noer Fajrieansyah mengatakan, pensiun seharusnya dipandang sebagai awal untuk menikmati fase kehidupan yang baru, bukan menjadi alasan untuk berhenti beraktivitas.

“Pensiun bukan akhir, tetapi awal dari semua. Tidak boleh patah semangat. Kami yang berusia 35 hingga 45 tahun adalah masa prapensiun yang tinggal menunggu waktu untuk pensiun, sedangkan yang telah pensiun sudah menikmati masanya,” katanya.

Noer juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi para pensiunan agar tetap sehat, aktif, produktif dan mandiri.

Kegiatan “Bangkit Bersama, Gerak, Kuliner, Cerita” merupakan agenda yang mempertemukan para pensiunan nasabah Bank Mantap dalam berbagai aktivitas, mulai dari senam bersama, memasak kuliner, berbagi pengalaman, hingga aksi sosial donor darah. Melalui kegiatan tersebut, Bank Mantap berharap para pensiunan tetap memiliki semangat untuk berkarya, memperluas silaturahmi, serta terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat. (*)