TAMIANG,KLIKSIAR—_Ratusan pekerja tampak sibuk membangun hunian sementara (huntara) di kawasan Masjid Darussalam, Aceh Tamiang. Pembangunan huntara ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, turun langsung meninjau progres pembangunan huntara tersebut, Sabtu (27/12). Ia didampingi sejumlah direktur utama BUMN Karya, di antaranya Koentjoro (HK), Muharmen (AK), Firmansyah (NK), serta pimpinan BUMN lainnya.
“Kita ingin memastikan huntara yang dibangun ini benar-benar layak dan memberikan kenyamanan bagi para korban banjir. Ini bentuk tanggung jawab kita bersama,” ujar Dony yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola BUMN.
Dony menegaskan, huntara yang dibangun harus selesai tepat waktu karena rencananya akan ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo pada 1 Januari 2026 mendatang.
Pembangunan huntara ini merupakan kolaborasi antara tujuh BUMN Karya, dengan dukungan penuh dari Bank Himbara, PLN, Telkomsel, serta PTPN sebagai penyumbang terbesar. Masing-masing BUMN Karya mendapat alokasi pembangunan 30 unit huntara. Untuk tahap awal, akan dibangun 600 unit, dengan tambahan 50 unit pada tahap berikutnya.
Dirut PT Adhi Karya, Muharmen, menyebutkan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung sebelum kunjungan Presiden.
Sementara itu, warga setempat menyambut baik pembangunan huntara ini. “Kami sangat berharap huntara segera selesai. Banyak rumah warga yang rusak parah dan tidak bisa ditempati lagi. Kehadiran huntara ini sangat kami butuhkan,” ujar Wulan, seorang guru sekolah dasar di Tamiang.
Pembangunan huntara ini menjadi bukti nyata sinergi antara Danantara dan BUMN dalam memberikan solusi cepat dan tepat bagi masyarakat terdampak bencana. (***)







