PADANG,KLIKSIAR— Ribuan personel Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama masyarakat menghadiri tausiyah Ramadhan yang disampaikan Ustadz Abdul Somad (UAS) di halaman Mapolda Sumbar, Senin (16/3). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu berlangsung khidmat dan dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr Gatot Tri Suryanta, Wakapolda, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat utama Polda Sumbar.
Dalam kesempatan tersebut, UAS juga secara resmi dinobatkan sebagai Penasehat Polda Sumatera Barat. Penobatan itu disampaikan langsung oleh Kapolda Sumbar sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar kehadiran ulama dapat memperkuat pembinaan moral dan spiritual di lingkungan kepolisian.
Dalam ceramahnya, UAS menyampaikan lima pesan penting bagi anggota Polri sebagai bekal menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
Pertama, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah). Menurut UAS, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk bertaubat dan kembali mendekatkan diri kepada Allah.
Kedua, memperbaiki hubungan dengan keluarga. Ia mengingatkan agar personel Polri tidak bersikap keras di rumah, sebab doa orang tua dan dukungan keluarga menjadi kekuatan besar dalam menjalankan tugas.
Ketiga, menjaga hubungan baik dengan sahabat dan rekan sejawat. Solidaritas di lingkungan kerja dan hubungan baik dengan masyarakat, kata UAS, akan menjadi penopang ketika menghadapi kesulitan.
Keempat, menjadikan tugas sebagai ibadah. Memberantas narkoba, menertibkan lalu lintas, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan amal ibadah apabila diniatkan karena Allah SWT.
Kelima, menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. UAS mengajak anggota Polri menjadi pelayan masyarakat yang tulus agar tetap bermakna bagi lingkungan, bahkan setelah memasuki masa pensiun.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyambut baik tausiyah tersebut. Ia berharap pesan yang disampaikan dapat memperkuat mental dan spiritual personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami berharap tausiyah ini menjadi penguat iman serta motivasi bagi seluruh personel dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kekuatan dan keberkahan bagi jajaran Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Usai tausiyah di Mapolda, ribuan jemaah kembali memadati Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi untuk mengikuti Tabligh Akbar Ramadhan bersama UAS. Kegiatan bertema “Polri Presisi dalam Bingkai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” itu dibuka langsung oleh Kapolda Sumbar setelah salat Zuhur berjamaah.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah turut hadir bersama Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah.
Kapolda Gatot Tri Suryanta mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, ribuan masyarakat hadir. Ini menunjukkan kerinduan masyarakat untuk bertemu ulama dan mendengarkan tausiyah keagamaan,” katanya.
Senada dengan itu, Gubernur Mahyeldi menyebut kehadiran UAS menjadi pengobat rindu masyarakat Sumatera Barat sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah.
Dalam tausiyahnya di masjid, UAS menekankan pentingnya memperbanyak ibadah, terutama iktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Ia menjelaskan, iktikaf bukan sekadar berdiam diri di masjid, tetapi diisi dengan salat sunah, zikir, membaca Al-Qur’an, serta memperdalam ilmu agama.
Menurutnya, Rasulullah SAW melaksanakan iktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, dimulai sejak tanggal 20 Ramadhan menjelang sore.
“Insyaallah Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua,” ujar UAS menutup tausiyahnya.
Rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut menjadi momentum spiritual untuk mempererat persaudaraan, memperdalam pemahaman agama, serta memperkuat komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat dalam bingkai nilai-nilai keimanan. (Grp)








