Padang,Kliksiar— Gedung DPRD Sumatera Barat kembali menjadi panggung pertanggungjawaban publik. Rabu, 27 Agustus 2025, rapat paripurna digelar untuk menyampaikan hasil reses dan laporan kinerja anggota dewan selama masa sidang ketiga tahun 2024–2025. Di ruang sidang utama, suara rakyat yang sempat terhimpun di lapangan kini dibawa ke meja formal.
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, rapat ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ini adalah bentuk tanggung jawab, akuntabilitas, dan transparansi. Rakyat berhak tahu apa yang dikerjakan wakilnya.
Evi Yandri menyebut, selama masa sidang ketiga, aspirasi masyarakat yang masuk didominasi oleh isu ekonomi dan pendidikan anak. Dua sektor yang tak pernah lepas dari denyut kehidupan rakyat kecil. Kami dengar langsung. Kami catat. Tapi yang lebih penting: kami tindak lanjuti, ujarnya.
Rapat paripurna juga menandai penutupan masa persidangan ketiga dan pembukaan masa persidangan pertama tahun 2025–2026. Hadir mendampingi pimpinan sidang, Wakil Ketua Iqra Chissa dan Nanda Satria, serta Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy, unsur Forkopimda, dan kepala OPD.
Di tengah formalitas sidang, satu pesan mengemuka: laporan kinerja bukan sekadar angka dan paragraf. Ia adalah cermin dari janji politik yang harus ditepati. Karena di balik setiap aspirasi yang disampaikan, ada harapan yang tak boleh dikhianati. (***)










