Padang,Kliksiar-Di tengah riuh rendah politik elektoral yang kerap hanya menyisakan baliho dan janji, Erianto, anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar, memilih jalur yang lebih sunyi tapi bermakna: menunaikan tanggung jawab moral kepada konstituen.
Komplek Wahana 1 Rimbo Tarok, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, bukan sekadar titik di peta politik. Di sinilah Erianto meraih hampir 90 persen suara pada Pemilu Legislatif 14 Februari 2024. Angka yang tak hanya memberinya kursi, tapi juga beban amanah.
Dan amanah itu mulai ditunaikan. Sekitar 150 meter jalan lingkungan dibeton, drainase dibangun demi mengusir genangan yang kerap datang bersama hujan deras. Tak berhenti di situ, tahun 2026 nanti, sebuah gedung serbaguna akan berdiri. Bukan sekadar bangunan, tapi ruang hidup warga: tempat kenduri, pesta pernikahan, dan musyawarah kampung.
“Reses akhir pekan ini (6/9) saya gelar di Wahana 1. Saya ingin mendengar langsung suara warga, bukan hanya lewat laporan,” ujar Erianto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Padang.
Golkar sendiri, di bawah kepemimpinan Muhammad Iqra Chissa Putra, kembali menunjukkan taringnya di Kota Bingkuang. Lima kursi berhasil diraih di DPRD Padang, naik dari tiga kursi pada periode sebelumnya. Sebuah capaian politik, tapi juga tantangan untuk membuktikan bahwa suara rakyat bukan sekadar angka statistik.
Di tengah skeptisisme publik terhadap wakil rakyat, langkah Erianto di Wahana 1 adalah pengingat: politik bisa tetap bermoral, jika dijalani dengan hati dan komitmen. (Adh)










