Karate Bangkit, Wushu Siap Tempur! Sumbar Panaskan Arena PON Beladiri Kudus

oleh -484 Dilihat
oleh

KUDUS,KLIKSIAR – Arena PON Beladiri II 2025 di Kudus, Jawa Tengah, kembali memanas, Jumat (24/10). Dua cabang bela diri karate dan wushu jadi sorotan utama, dengan para pendekar dari seluruh penjuru negeri saling unjuk taji demi gengsi provinsi.

Dari kubu Sumatera Barat, karateka Tuah Sakato bangkit di hari kedua usai hasil kurang greget di laga pembuka, Kamis (23/10). Lima atlet harus angkat koper lebih awal, tapi semangat tim tak ikut gugur.

“Hari ini kami datang bukan untuk mengulang kesalahan. Evaluasi sudah dilakukan, dan anak-anak siap tampil lebih fokus. Kami ke PON bukan untuk menyerah, tapi untuk membuktikan karate Sumbar masih punya taring,” tegas Manajer Tim Karate Sumbar, Richard Pasaribu, dengan nada penuh percaya diri.

Sementara itu, dari arena wushu, Sumbar baru mulai menggebrak. Nomor Sanda jadi medan tempur perdana, dan para atlet terbaik langsung diturunkan.

Manajer Tim Wushu Sumbar, Yanrisman Barkah, tak ragu menyebut anak asuhnya sudah siap tempur. “Ini awal perjuangan kami. Persiapan sudah maksimal, baik fisik maupun mental. Kami tahu lawan berat, tapi kami ke Kudus bukan sekadar hadir. Kami datang untuk rebut medali,” ujarnya mantap.

Yanrisman juga menyebut laga perdana sebagai barometer penting untuk mengukur peluang Sumbar dalam mengejar target medali yang sudah dipatok.

Dengan semangat juang yang tak kendur di dua cabang bela diri ini, Sumatera Barat menatap hari-hari berikutnya dengan optimisme tinggi. Target medali bukan sekadar mimpi, tapi misi yang sedang dijalankan dengan penuh determinasi.

Tuah Sakato belum habis. Kudus jadi saksi, Sumbar siap mengguncang gelanggang!