Kartu Padang Juara: Mewujudkan Harapan Pendidikan Tanpa Hambatan

oleh -370 Dilihat
oleh

Padang,Kliksiar— Tak ada mimpi yang boleh terhenti hanya karena biaya. Itulah semangat yang diusung oleh Pemerintah Kota Padang melalui peluncuran Kartu Padang Juara, sebuah program unggulan yang digagas Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir untuk periode 2025–2029.

Berlokasi di Bagindo Azis Chan Youth Center, Rabu (21/5/2025), peluncuran Kartu Padang Juara menjadi titik terang bagi pemerataan pendidikan, memastikan setiap anak terlepas dari latar belakang ekonomi merekamendapat kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.

Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mengurangi angka putus sekolah. Bantuan yang diberikan mencakup seragam sekolah sebanyak enam stel dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, yang diberikan tepat saat tahun ajaran baru dimulai.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak-anak di Kota Padang yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Kartu Padang Juara adalah wujud nyata kepedulian pemerintah bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Wali Kota Fadly Amran dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Fadly menjelaskan bahwa program ini didukung oleh Rp19,6 miliar dari APBD, yang dialokasikan untuk bantuan pendidikan, termasuk beasiswa penuh bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengungkapkan bahwa program ini menyasar 17.710 siswa penerima seragam sekolah gratis dan 16.208 siswa penerima LKS gratis, yang berasal dari keluarga kurang mampu dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Tak hanya itu, dalam acara yang sama, Pemko Padang juga menyerahkan beasiswa double degree kepada enam mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang telah diterima di Sampoerna University untuk tahun ajaran 2025/2026.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah dan biaya hidup hingga selesai studi, tanpa ikatan kerja dengan pemerintah. Mereka berasal dari jurusan Manajemen (3 mahasiswa), Mechanical Engineering (1), Industrial Engineering (1), dan Information Systems (1).

“Kami ingin anak-anak Padang bukan hanya bisa sekolah, tetapi juga mengukir prestasi hingga tingkat dunia. Beasiswa ini adalah langkah nyata untuk mengangkat derajat keluarga mereka,” tambah Fadly Amran.

Selain bantuan pendidikan, Program Padang Juara juga mengusung pendekatan pembentukan karakter sejak dini. Salah satunya melalui lomba video “7 Kebiasaan Hebat Anak Indonesia,” yang mendorong siswa SD dan SMP untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menanamkan nilai-nilai positif seperti tanggung jawab, disiplin, dan akhlak mulia.

Langkah ini diharapkan menjadi upaya preventif terhadap maraknya aksi tawuran dan perilaku menyimpang di kalangan remaja, membentuk generasi yang lebih unggul secara moral dan intelektual.

Sebagai bagian dari komitmen transparansi dan pemerataan akses pendidikan, Pemko Padang juga menggelar Deklarasi dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2025/2026, selaras dengan terbitnya Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Regulasi ini bertujuan memastikan proses penerimaan siswa yang lebih adil, objektif, dan bebas dari diskriminasi, sehingga setiap anak memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan berkualitas.

Kartu Padang Juara menjadi langkah strategis dan berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia Kota Padang yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global sebab pendidikan bukan sekadar tentang sekolah, tetapi tentang harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi setiap anak.

(***)