Musda V IJTI Sumbar Angkat Peran Jurnalis TV dalam Pemberitaan Bencana

oleh -16 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR – Peran jurnalis televisi dalam menyampaikan informasi kebencanaan menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat (Pengda Sumbar), 23–25 Oktober 2026 di Kota Padang.

Mengusung tema “Menjadikan Musyawarah Daerah IJTI Pengda Sumbar 2026 sebagai basis evaluasi peran jurnalis televisi dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah, pemangku kebijakan lingkungan, dan masyarakat terdampak bencana Sumbar”, Musda ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran jurnalis dalam komunikasi kebencanaan.

Ketua Pelaksana Musda V IJTI Sumbar, Wahyudi Agus, mengatakan jurnalis televisi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi faktual dari lapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana, serta mendorong kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

“Melalui agenda ini, jurnalis televisi diharapkan dapat memperkuat kontribusi dalam menyampaikan informasi faktual dari lapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana, serta membantu membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana,” kata Wahyudi, Rabu (21/10/2026) malam.

Menurutnya, dokumentasi pascabencana yang disajikan secara visual dan mudah dipahami juga dapat membantu masyarakat mengenali risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan.

“Penyajian dokumentasi pascabencana yang kaya visual dan mudah dipahami diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali risiko sekaligus memperkuat kesiapsiagaan,” ujarnya.

Selain isu kebencanaan, Musda V IJTI Sumbar juga menjadi ruang pembahasan tantangan jurnalisme di tengah perubahan pola konsumsi informasi, perkembangan algoritma media sosial, kecerdasan buatan (AI), serta maraknya penyebaran hoaks.

Situasi tersebut menuntut jurnalis untuk tetap menjaga akurasi, integritas, independensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Sekretaris Pelaksana Musda V IJTI Sumbar, Dasril Reta Hadisuri, menyampaikan sejumlah agenda telah disiapkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya pemilihan ketua dan pengurus baru, talkshow penanganan bencana hidrometeorologi, pemberian penghargaan kepada tokoh atau lembaga inspiratif serta jurnalis kebencanaan, hingga hiburan seni tradisional Minangkabau.

Musda V IJTI Sumbar juga dijadwalkan dihadiri Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, beserta sejumlah pengurus pusat dan Koordinator Wilayah IJTI Sumatera, Gusti Yennosa.

Pada Minggu (25/10/2026) pagi, peserta Musda dijadwalkan mengikuti kegiatan jalan santai bersama menuju Bukit Gado-gado.

Ketua IJTI Pengda Sumbar periode 2022–2026, Defri Mulyadi, mengatakan Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang berfungsi sebagai sarana evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

“Sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah, Musda diselenggarakan untuk memenuhi amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” kata Defri.

Musda V IJTI Sumbar digelar seiring berakhirnya masa kepengurusan periode 2022–2026. Forum empat tahunan tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk menyampaikan pendapat, mengevaluasi kinerja pengurus, serta memilih ketua dan jajaran pengurus berikutnya.

Defri berharap Musda berlangsung lancar dan demokratis, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas jurnalistik serta literasi kebencanaan di Sumatera Barat.

“Kami berharap pelaksanaan Musda V IJTI Sumbar pada 23–25 Oktober 2026 di Kota Padang dapat berlangsung lancar, aman, damai, dan demokratis,” pungkas pria yang akrab disapa Imung tersebut.

Melalui Musda V ini, IJTI Sumbar diharapkan semakin memperkuat peran jurnalis televisi dalam menyampaikan informasi kebencanaan yang faktual, edukatif, dan mampu mendorong masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. (*)