Nurfirmanwansyah Apresiasi RTIK Sumbar, Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

oleh -78 Dilihat
oleh

GUNUNG TALANG, KLIKSIAR — Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Barat, Nurfirmanwansyah, mengapresiasi langkah Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Sumbar dalam memperkuat literasi dan keamanan digital di kalangan pelajar.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Digital Safety Champions: Membangun Literasi Online Trust and Safety di Kalangan Pelajar di Indonesia di SMKN 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok, Selasa (13/10/2026), yang diikuti sekitar 130 siswa.

Nurfirmanwansyah menegaskan, pembangunan bangsa tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, pelajar perlu dibekali kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, termasuk mengenali hoaks, menghindari perundungan siber, melindungi data pribadi, serta mewaspadai penipuan daring.

“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita yang kita ucapkan, tetapi tanggung jawab yang harus kita persiapkan bersama,” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.

Ketua RTIK Sumbar, Yendi Putra, menambahkan bahwa percepatan literasi digital tidak boleh ditunda. Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan perangkat dan internet, melainkan juga mencakup berpikir kritis, menjaga etika, serta memahami risiko keamanan di ruang digital.

Kegiatan ini turut menghadirkan Supri Ardi, pegiat media sosial berbasis AI, dan Rahmad Saputra, akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Program tersebut merupakan kolaborasi RTIK, Kementerian Komunikasi dan Digital, Internet Society Indonesia Jakarta Chapter, IDAcademy, APJII, dan Universitas Esa Unggul.

Pihak SMKN 2 Gunung Talang menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat kembali digelar dengan jangkauan lebih luas.

Melalui kegiatan ini, RTIK Sumbar mendorong pelajar menjadi generasi yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menjaga keamanan, menyaring informasi, dan bertanggung jawab di ruang digital demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (*)