Politik

Pengukuhan KPPRI, Nevi Harap Perempuan di Parlemen Melanjutkan Cita-Cita Kartini Memajukan Indonesia

0
Spread the love

Jakarta — Pengukuhan Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), yang dilangsungkan 23 Juli 2020 dijadikan oleh anggota DPR RI Hj. Nevi Zuairina sebagai landasan untuk mengaktivasi peran perempuan di parlemen.

Nevi mengatakan, bahwa KPPRI yang kini telah berusia 19 tahun membuktikan bahwa peran perempuan sangat strategis di berbagai bidang yang tersebar di seluruh komisi dan alat kelengkapan baik di DPR, MPR maupun DPD.

Politisi PKS ini berharap, perempuan parlemen di Indonesia yang terorganisir pada kaukus perempuan parlemen Republik Indonesia mampu memerankan dirinya sebagai tiang negara. Bahwa keberadaan perempuan di parlemen sebagai penegak dan pengokoh stabilitas negara dari berbagai sisi kehidupan dan regulasi.

“Saya berharap, kaum perempuan di parlemen mampu bersinergi ke berbagai pihak dan melanjutkan pengokohan kaum perempuan dengan berkoordinasi dengan seluruh elemen pejabat baik eksekutif maupun legislatif perempuan untuk menghasilkan produk kebangsaan yang bermanfaat dan bernilai sejarah seperti ibunda Kartini”, ucap Nevi yang telah di daulat sebagai Bendahara KPPRI ini.

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengatakan, bahwa perempuan di parlemen memiliki tanggung jawab domestik dan publik. Perempuan sebagai anak, perempuan sebagai ibu, perempuan sebagai tokoh masyarakat tidak boleh menghilangkan esensi perempuan sebagai identitas moral bangsa. Elit perempuan di parlemen maupun di eksekutif harus terus menjalin kerjasama yang baik dengan tujuan melanjutkan cita-cita Kartini terutama meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa yang unggul, maju dan berdaya saing di tingkat dunia.

“Terima Kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan pengukuhan KPPRI ini, semoga KPPRI kedepan mampu memberikan kontribusi besar pada kebaikan bangsa Indonesia ini”, tutup Nevi Zuairina.(nzcenter)

 

Facebook Comments

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Politik