PWI Sumbar Kecam Perusakan Kantor PWI Solsel, Polisi Diminta Bertindak Cepat

oleh -108 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat mengecam keras aksi perusakan Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Solok Selatan yang terjadi pada Senin (18/5/2026) malam. Organisasi wartawan tersebut meminta aparat kepolisian segera mengusut dan menangkap pelaku.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menegaskan tindakan perusakan terhadap fasilitas organisasi pers tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Karena laporan resmi telah disampaikan ke Polres Solok Selatan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kita menyesalkan sekaligus mengecam aksi perusakan ini. Karena sudah dilaporkan ke kepolisian, tentu kita berharap penanganannya dilakukan secara serius dan profesional,” ujar Widya Navies di Padang, Selasa (19/5/2026).

Ia juga mengimbau seluruh insan pers, khususnya anggota PWI di Sumbar, tetap tenang dan tidak terpancing suasana di tengah berkembangnya informasi terkait peristiwa tersebut.

“Utamakan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik dan tetap menjunjung tinggi kode etik pers,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, menilai aksi perusakan fasilitas organisasi wartawan merupakan tindak kriminal yang harus segera ditindak.

“Kita berharap Polres Solok Selatan bergerak cepat sebelum pelaku melarikan diri. Apalagi kasus ini sudah ramai dibicarakan di media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solok Selatan pada Senin malam. Dari informasi sementara yang diperoleh, pelaku diduga merupakan sekelompok remaja yang tengah berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu-sabu.

Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan. Kaca jendela sekretariat pecah, sementara beberapa kursi plastik di dalam kantor juga dirusak.

Menurut Hendrivon, kondisi kawasan kantor yang relatif sepi belakangan ini diduga dimanfaatkan oleh kelompok remaja tersebut untuk berkumpul. Apalagi setelah Kantor Dinas Kominfo Solok Selatan pindah lokasi, aktivitas di sekitar sekretariat PWI menjadi jauh berkurang.

“Beberapa waktu sebelumnya juga ada dugaan pelemparan batu ke arah kantor oleh kelompok remaja yang sama,” katanya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya unsur sabotase terhadap aktivitas jurnalistik maupun kerja pers di daerah tersebut.

Asisten I Pemkab Solok Selatan, Taufik Effendi, juga menyebut dugaan sementara mengarah pada aksi kenakalan remaja yang dipicu penyalahgunaan narkoba. Ia memastikan tidak ada barang di dalam kantor yang hilang akibat pencurian.

Usai menerima laporan, jajaran Polres Solok Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami identitas para pelaku. (*)