Wakapolri Tinjau Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Padang Pastikan Proses Identifikasi Korban Bencana Berjalan Presisi dan Empatik

oleh -456 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR— Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat, Kamis (4/12), guna meninjau langsung proses identifikasi korban bencana di Posko Ante Mortem Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Kehadiran jenderal bintang tiga itu menjadi bukti nyata perhatian Mabes Polri terhadap percepatan penanganan korban serta pelayanan kepada keluarga yang tengah menanti kepastian nasib orang tercinta.

Sejak pagi, aktivitas di posko tampak padat. Tim DVI, personel Polda Sumbar, tenaga medis, dan relawan bekerja tanpa henti. Ketika Wakapolri tiba, seluruh unsur menyambut dengan kesiapan penuh. Ia langsung meninjau area pelayanan keluarga, tempat pengumpulan data ante mortem seperti ciri fisik, riwayat kesehatan, hingga barang pribadi milik korban.

“Kita bekerja tidak hanya dengan data, tapi dengan harapan keluarga. Karena itu presisi, empati, dan kecepatan harus berjalan seiring,” tegas Komjen Dedi dalam arahannya kepada petugas.

Wakapolri juga menyambangi ruang digitalisasi data, tempat informasi diverifikasi dan dipadukan dengan hasil post mortem melalui sistem biometrik. Ia mendapat penjelasan teknis mengenai pencocokan sidik jari, rekam medis, dan parameter identitas lainnya.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Komjen Dedi turut menyoroti kesiapan fasilitas pendukung seperti ruang wawancara, sistem registrasi, jalur koordinasi, hingga perangkat cadangan. Ia menekankan pentingnya kelancaran operasional agar proses identifikasi tidak terhambat.

Wakapolri Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo didampingi Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Sumbar, Wakapolda Sumbar, serta Pejabat Utama Polda Sumbar saat meninjau Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Padang, Kamis (4/12). Foto/Gusdi Riko

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., yang mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan komitmen Polda Sumbar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang penuh empati.

“Kami memastikan setiap keluarga mendapat pendampingan. Mereka datang dengan hati yang rapuh, dan kita harus menjadi penguat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri juga berdialog langsung dengan sejumlah keluarga korban. Ia menyampaikan dukungan moril dan memastikan proses identifikasi dilakukan secepat dan setepat mungkin.

Usai peninjauan, Komjen Dedi memberikan pengarahan tertutup kepada seluruh unsur yang bertugas. Ia mengingatkan pentingnya menjaga stamina, kekompakan, dan fokus kerja.

“Ini tugas kemanusiaan. Laksanakan dengan hati. Pastikan setiap korban kembali kepada keluarganya dengan identitas yang benar,” pesannya.

Kunjungan Wakapolri ini menegaskan bahwa penanganan pascabencana di Sumbar berada dalam pengawasan langsung Mabes Polri. Dukungan personel, perlengkapan identifikasi, dan sistem digitalisasi akan terus diperkuat. Posko Ante Mortem RS Bhayangkara kini menjadi pusat harapan bagi keluarga korban, dengan harapan setiap jiwa yang hilang segera kembali dengan nama yang utuh. (Grp)