Padang,Kliksiar— Pagi yang tenang di Jalan Gurun Laweh mendadak berubah tegang ketika tim Ditresnarkoba Polda Sumbar melakukan penggerebekan di sebuah rumah kos, Jumat (23/5/2025). Operasi ini bukan sekadar tindakan rutin, tetapi hasil dari sinergi luar biasa antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam perang melawan narkoba.
Keresahan warga yang telah lama mencurigai aktivitas di lokasi tersebut akhirnya berbuah manis. Informasi yang mereka laporkan menjadi petunjuk penting bagi tim kepolisian, yang kemudian melakukan pengintaian selama beberapa hari sebelum melancarkan aksi tegas. Pada pukul 08.30 WIB, pintu kamar kos yang dihuni seorang wanita berinisial MH (32) terbuka lebar dan satu paket sabu dalam plastik klip bening ditemukan, menguatkan dugaan adanya aktivitas ilegal.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Nico A. Setiawan, melalui Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengonfirmasi bahwa MH telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tak lepas dari peran aktif masyarakat yang tanpa ragu melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungan mereka.
“Kami sangat menghargai keberanian warga dalam memberikan informasi yang berharga. Sinergi ini adalah kunci dalam memberantas peredaran narkoba yang mengancam generasi muda kita,” ujar Kabid Humas.
Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa sebuah HP Android merek Vivo dan kotak kecil berwarna putih. Meskipun terkesan sederhana, barang-barang ini menjadi bagian penting dalam mengungkap jaringan lebih besar di balik peredaran narkoba di Padang.
Kasus ini kembali menegaskan komitmen Polda Sumbar dalam memerangi narkoba dari akar rumput. Selain upaya penindakan, kepolisian terus menggiatkan sosialisasi anti-narkoba di kawasan rawan serta menggencarkan deklarasi kampung bebas narkoba sebagai benteng pertahanan bagi masyarakat.
Tidak berhenti di sini, Polda Sumbar mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait narkoba.
“Ini bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus bangsa,” tegas Kabid Humas dalam pernyataan penutupnya.
Operasi di Gurun Laweh telah membuka mata banyak pihak bahwa perang melawan narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang keberanian masyarakat untuk melawan ancaman yang bersembunyi di sekitar mereka. Hari ini, satu langkah besar telah diambil. Tapi besok, perjuangan baru kembali dimulai.
(***)







