Padang,Kliksiar– Dermaga Pelabuhan Muaro Padang akhirnya mendapat titik terang. Setelah lima bulan memperjuangkan aspirasi, Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Zigo Rolanda, memastikan perbaikan dermaga yang melayani kapal cepat Mentawai Fast itu segera dilakukan. Nilainya tak main-main: Rp 10 miliar.
Perbaikan ini bukan hadiah dari langit. Zigo turun langsung ke lokasi pada Minggu (24/8), menyusuri pelabuhan yang berdampingan dengan kawasan Kota Tua Padang. Ia melihat sendiri bagaimana dermaga miring dan mengancam keselamatan penumpang.
“Kunjungan kami waktu itu diawali di Pelabuhan Muaro Padang yang melayani angkutan kapal cepat Mentawai Fast dan angkutan hasil bumi dari Mentawai ke Padang atau sebaliknya,” ujar Zigo Rolanda saat diwawancarai di Pelabuhan Muaro Padang.
Dari kajian teknis yang diterima, kondisi dermaga dinilai mengkhawatirkan. Zigo tak tinggal diam. Ia langsung meminta GM PT Pelindo Cabang Teluk Bayur Padang untuk segera bertindak.
“Ya, kami mendapatkan temuan di lapangan di mana Dermaga Pelabuhan Muaro Padang kondisinya sudah miring dan dapat membahayakan penumpang yang akan naik dan turun Kapal Mentawai Fast,” katanya.
Desakan itu tak datang dari Zigo saja. Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Yakop Saguruk, juga menyuarakan hal serupa. Pada 30 Juli 2025, Zigo bersama Wakil Wali Kota Padang, KSOP Teluk Bayur, BPTD Sumatera Barat, dan Kepala BWS V Padang kembali mendatangi pelabuhan untuk menegaskan urgensi perbaikan.
“Kami menegaskan kembali kepada GM PT Pelindo Cabang Teluk Bayur Padang untuk segera melakukan perbaikan dermaga Pelabuhan Muaro yang sudah miring tersebut, karena dapat membahayakan baik penumpang maupun kapal yang bersandar,” ujar Zigo.
Kini, perjuangan itu berbuah. PT Pelindo melalui cabang Teluk Bayur sedang menjalankan proses tender untuk pengerjaan dermaga.
“Alhamdulillah sudah proses tender, dengan pagu anggarannya sekitar Rp 10 miliar. Mudah-mudahan pengerjaan perbaikan dermaga ini dapat berjalan dengan lancar dan kami minta kepada semua stakeholder dan masyarakat sekitar untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pekerjaan nanti,” kata Zigo.
Banyak pihak menilai, perbaikan dermaga ini tak hanya soal keselamatan. Ia juga akan mempercantik wajah pelabuhan yang menjadi bagian dari kawasan wisata Kota Tua, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi laut dari dan ke Kepulauan Mentawai.
Dan hari itu, di Muaro Padang, dermaga tak lagi sekadar tempat bersandar. Ia menjadi simbol bahwa aspirasi, jika diperjuangkan dengan konsisten, bisa mengubah wajah kota. (***)








