APBN 2025: Benteng Ekonomi di Tengah Gejolak Global

oleh -477 Dilihat
oleh

Jakarta, Kliksiar– Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Ia adalah benteng pertahanan ekonomi, instrumen yang menjaga kesejahteraan rakyat di tengah arus ketidakpastian global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa APBN terus dioptimalkan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. “Pendapatan negara lebih cepat dari belanja, ini menunjukkan bahwa APBN kita tetap solid dalam menghadapi tantangan ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah tak tinggal diam. Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk meredam dampak ekonomi yang bergejolak. Salah satunya adalah pencairan gaji ke-13 bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan. Selain itu, sejumlah program prioritas terus didorong untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan rakyat, di antaranya:

– Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp121 triliun

– Program 3 juta rumah melalui FLPP Rp41,88 triliun

– Koperasi Desa Merah Putih Rp200 triliun

– Sekolah Rakyat Rp11,6 triliun

– Sekolah Unggul Garuda Rp2 triliun

– Rehabilitasi sekolah Rp19,5 triliun

– Cek Kesehatan Gratis (CKG) Rp3,4 triliun

– Penuntasan Tuberkulosis Rp1,5 triliun

– Pembangunan RS berkualitas Rp1,7 triliun

– Lumbung pangan Rp23,16 triliun

– Pembangunan bendungan dan irigasi Rp20,5 triliun

APBN bukan sekadar angka, melainkan strategi besar untuk memastikan ekonomi tetap tumbuh, masyarakat tetap terlindungi, dan Indonesia tetap melangkah maju. Pemerintah optimistis bahwa langkah-langkah ini akan membawa kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

(***)