Muhidi Tegaskan: Istana Bung Hatta Harus Jadi Magnet Wisata dan Ekonomi Rakyat

oleh -541 Dilihat
oleh

BUKITTINGGI,KLIKSIAR— Sorotan mata publik tertuju pada ikon sejarah bangsa di jantung Kota Bukittinggi. Sabtu (28/6), Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi melakukan kunjungan kerja ke Istana Bung Hatta, menegaskan peran strategis bangunan bersejarah ini bukan sekadar sebagai pencetak Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi juga sebagai lokomotif pariwisata dan penggerak ekonomi rakyat.

“Istana Bung Hatta jangan hanya jadi mesin PAD. Jadikan ia magnet wisata yang menggairahkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM,” ucap Muhidi dengan nada penuh penekanan.

Sebagai bangunan cagar budaya bernilai historis tinggi, menurut Muhidi, pengembangan istana harus dilakukan dengan pendekatan strategis dan berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya disusun peta jalan (roadmap) yang konkret agar fungsi, daya tarik, dan kontribusi istana dapat dimaksimalkan, bukan sebatas simbol.

“Silakan ajukan jika ada kebutuhan pengembangan. DPRD Sumbar siap menindaklanjuti,” tambahnya, membuka pintu dukungan penuh dari parlemen.

Muhidi juga mendorong agar Istana Bung Hatta menjadi episentrum kegiatan budaya, edukatif, hingga ekonomi kreatif. “Bukan sekadar saksi sejarah, tetapi pusat hidupnya aktivitas yang memberi efek domino pada masyarakat,” tegasnya.

Kedatangannya disambut hangat oleh Kepala Istana Bung Hatta, Zulkarnain, yang membeberkan sejumlah tantangan. Di antaranya keterbatasan anggaran yang membatasi program pengembangan dan keterbatasan penggunaan bangunan karena statusnya sebagai cagar budaya.

“Kami tidak bisa asal renovasi atau ubah struktur. Sebagian besar kegiatan yang berlangsung pun hanya untuk rapat dinas. Kegiatan masyarakat seperti pernikahan atau pertunjukan masih sangat jarang,” ujar Zulkarnain.

Dari target retribusi Rp500 juta tahun lalu, hanya sekitar Rp300 juta yang tercapai. Bahkan beberapa pemesanan yang sempat ‘deal’, dibatalkan secara mendadak di hari pelaksanaan. Ia berharap, dengan dukungan DPRD dan Pemprov, promosi serta pemanfaatan Istana Bung Hatta bisa lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Bukittinggi punya warisan besar tinggal bagaimana menjadikannya hidup dan berdaya bagi rakyat. (***)