PADANG,KLIKSIAR — Institut Teknologi Padang (ITP) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di tingkat global. Hal itu ditegaskan dalam Wisuda ke-84 ITP yang meluluskan sebanyak 165 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi.
Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM mengatakan, wisuda bukan hanya menjadi momen kebanggaan bagi lulusan dan keluarga, tetapi juga bentuk nyata komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
“Pada hari ini Institut Teknologi Padang dengan bangga meluluskan sebanyak 165 orang wisudawan dan wisudawati, terdiri dari 7 orang lulusan pascasarjana, 151 orang lulusan sarjana, 14 orang lulusan sarjana terapan, dan 1 orang lulusan sarjana muda,” ujar Prof. Maidiawati dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, capaian akademik lulusan menunjukkan kualitas pendidikan di ITP terus meningkat. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 8 orang meraih predikat pujian, 119 orang predikat sangat memuaskan, dan 35 orang predikat memuaskan.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada para lulusan yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator kedisiplinan, ketekunan, dan kualitas proses pendidikan yang berjalan di lingkungan kampus.
Hingga Wisuda ke-84, ITP tercatat telah melahirkan lebih dari 10.726 alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor strategis. Berdasarkan data tracer study dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 16 persen alumni bekerja sebagai ASN, 6 persen di BUMN, dan 78 persen di sektor swasta.
“Ini bukan sekadar angka. Ini membuktikan bahwa lulusan ITP relevan, adaptif, dan dipercaya dunia kerja serta mampu memberikan dampak di tengah masyarakat,” katanya.
Prof. Maidiawati menambahkan, sejumlah program studi di ITP memiliki tingkat serapan kerja yang tinggi, baik di sektor pemerintahan, BUMN maupun swasta. Bahkan, seluruh lulusan Program Magister Teknik Sipil telah bekerja.
“Hal ini membuktikan bahwa usia dan keterbatasan waktu tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan ilmu dan kompetensi,” ujarnya.
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, ITP terus memperkuat kompetensi dosen hingga jenjang doktor serta mendorong pengembangan program studi menuju akreditasi unggul.
Di sisi lain, ITP juga memperluas jejaring internasional melalui program student exchange, student mobility, serta kolaborasi riset dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Pada Agustus 2026 mendatang, ITP dijadwalkan mengirim mahasiswa mengikuti perkuliahan satu semester di INTI International University.
“Program ini bertujuan memberikan pengalaman akademik internasional, memperluas wawasan global mahasiswa, serta membuka peluang melanjutkan studi ke luar negeri,” tuturnya.
Selain itu, ITP juga tengah menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri luar negeri melalui program double degree dan magang internasional dengan dukungan Pemerintah Kota Padang lewat program Padang Pintar.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, ITP juga berkontribusi dalam pengembangan masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Salah satunya pengembangan alat pengering ikan bagi masyarakat Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
“Kami ingin memberikan dampak yang luas bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang,” katanya.
Menutup sambutannya, Prof. Maidiawati berpesan kepada seluruh wisudawan agar terus belajar, mampu beradaptasi, dan berani menciptakan peluang di tengah perubahan zaman.
“Jangan hanya menjadi pencari kerja, jadilah pencipta peluang dan solusi. Teruslah belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Karena dunia akan terus berubah dan hanya mereka yang siap berubah yang akan mampu bertahan dan unggul,” pungkasnya. (Grp)








