PDPI Gelar Konker XVIII di Padang, Fadly Amran: Beri Dampak Positif bagi Perekonomian

oleh -129 Dilihat
oleh

PADANG, KLIKSIAR — Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap pelaksanaan Konferensi Kerja (Konker) XVIII Penghimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) yang akan digelar pada 16-19 September 2026 mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi pengurus PDPI Sumatera Barat di VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (2/6). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua PDPI Sumatera Barat, Dr. dr. Masrul Basar, serta Ketua Panitia Konker XVIII PDPI, dr. Oea Khairsyaf.

Pada kesempatan itu, dr. Oea Khairsyaf menjelaskan bahwa Konker XVIII PDPI akan dihadiri sekitar 1.800 dokter spesialis paru dari berbagai daerah di Indonesia. Jika dihitung bersama keluarga peserta dan sponsor, jumlah tamu yang datang ke Kota Padang diperkirakan mencapai 3.000 hingga 3.500 orang.

“Selain agenda ilmiah, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pameran kesehatan dan program wisata bagi peserta,” ujar dr. Oea.

Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran mengapresiasi kepercayaan PDPI yang telah memilih Kota Padang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konker XVIII.

“Terima kasih telah menunjuk Kota Padang sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Kota Padang. Kami siap memberikan dukungan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” kata Fadly.

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah tidak hanya akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, transportasi, dan usaha kuliner, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi pariwisata Kota Padang kepada para tamu yang datang.

Lebih lanjut, Fadly berharap PDPI dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan penyakit tuberkulosis (TB) dan berbagai penyakit paru lainnya.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari PDPI untuk mengatasi persoalan kesehatan, khususnya penanganan Tuberkulosis (TB) di Kota Padang, sehingga upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan PDPI dalam menyukseskan Konker XVIII sekaligus mendukung program-program kesehatan masyarakat di Kota Padang. (*)