PADANG, KLIKSIAR — Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan reward kepada peserta Subuh Mubarakah dalam Program Smart Surau di Masjid As Salam, Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (7/6).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, Camat Pauh Yandry, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Desri Ayunda, Ketua Yayasan As Salam Dangau Teduh Abtar Latif, serta jamaah dari Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus memperkuat Program Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang memiliki fondasi moral, agama, dan pendidikan yang kuat.
Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang melibatkan generasi muda saat ini harus dihadapi melalui pendekatan pembinaan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Fenomena kenakalan remaja seperti tawuran, pergaulan bebas, penyimpangan sosial, dan berbagai persoalan lainnya harus kita tanggulangi bersama. Tidak cukup hanya dengan hukuman, tetapi yang paling penting adalah pembinaan mental, moral, pendidikan, dan agama,” ujar Fadly.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Padang juga telah mengesahkan Peraturan Daerah tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau sebagai langkah memperkuat sinergi antara nilai adat dan agama dalam kehidupan masyarakat.
Fadly turut mengapresiasi program shalat berjamaah lima waktu yang dijalankan Masjid As Salam serta pemberian penghargaan kepada anak-anak yang rutin beribadah. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi Smart Surau yang tengah dikembangkan Pemko Padang.
“Ke depan, kita ingin pembinaan tidak hanya dilakukan pada waktu subuh, tetapi juga melalui kegiatan MDTW, rumah tahfidz, serta berbagai kegiatan pendidikan keagamaan lainnya. Pemerintah Kota Padang juga sedang menyiapkan sistem absensi digital untuk mendukung program Smart Surau,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan As Salam Dangau Teduh Abtar Latif mengatakan, Masjid As Salam saat ini memiliki 106 siswa yang terdaftar dalam berbagai program pembinaan keagamaan. Rata-rata peserta yang mengikuti kegiatan Subuh Mubarakah setiap pekan mencapai 50 hingga 60 orang.
Ia menjelaskan, reward yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada anak-anak yang konsisten melaksanakan shalat berjamaah lima waktu selama Mei 2026.
“Kami memberikan penghargaan kepada anak-anak yang rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu sehari semalam pada Mei lalu. Dalam kesempatan ini kami memberikan reward kepada 46 anak. Hadiah yang kami berikan berupa uang pembinaan,” ujarnya.
Abtar menambahkan, Masjid As Salam terus mengembangkan berbagai program pembinaan umat, antara lain Smart Surau Lima Waktu Mubarakah, Program Remaja Masjid Reborn, Rumah Tahfidz, Santunan Anak Yatim, Umrah Jamaah, hingga Ruang Masjid Digital.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan terhadap pengembangan program keagamaan berbasis masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah meluncurkan program Smart Surau. Program ini menjadi motivasi bagi anak-anak dan kami untuk menyemarakkan rumah ibadah dengan berbagai kegiatan keagamaan,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat, Program Smart Surau diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak, dan berdaya saing di Kota Padang. (*)







