Pemerintah dan Danantara Percepat Pengembangan Sport Tourism, Siap Jadikan Indonesia Destinasi Olahraga Kelas Dunia

oleh -31 Dilihat
oleh

JAKARTA,KLIKSIAR – Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa ajang olahraga internasional tidak hanya menjadi wadah prestasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Dony saat menghadiri rapat bersama Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, pada Senin, (13/7/2026).

Dony mengungkapkan, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika menjadi bukti nyata bahwa sektor olahraga dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah maupun nasional.

“Ajang olahraga internasional memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian. Selain meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, event olahraga juga mampu mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta menarik investasi baru,” ujar Dony.

Berdasarkan materi pengembangan sport tourism yang dipaparkan dalam rapat tersebut, MotoGP Mandalika menghasilkan dampak ekonomi nasional sekitar Rp4,9 triliun. Event tersebut juga berhasil menarik 140.324 penonton, melibatkan lebih dari 600 UMKM, menciptakan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal, serta mendorong tingkat okupansi hotel hingga 100 persen dan penambahan 44 penerbangan.

Menurut Dony, capaian tersebut menunjukkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sektor strategis yang mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Karena itu, lanjutnya, sinergi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan.

“Kolaborasi yang kuat diperlukan agar Indonesia mampu menghadirkan lebih banyak event olahraga berskala internasional yang memberikan manfaat ekonomi secara luas bagi masyarakat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada penyederhanaan perizinan, penguatan ekosistem investasi, serta pengembangan kalender event olahraga internasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Dony menambahkan, Danantara bersama BP BUMN siap mendukung berbagai upaya percepatan yang diperlukan guna menjadikan sport tourism sebagai salah satu penggerak utama investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat penyelenggaraan event olahraga internasional di kawasan, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan dan investor ke tanah air,” pungkasnya. (***)