Reses Pimpinan DPRD Padang, Jalan, Drainase dan Sepak Bola Jadi Aspirasi Warga

oleh -129 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Pimpinan DPRD Kota Padang memanfaatkan Reses Masa Sidang I Tahun 2026/2027 untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Beragam persoalan disampaikan warga, mulai dari jalan rusak, drainase, fasilitas posyandu, dana hibah, penerangan jalan umum (PJU), hingga pembinaan sepak bola.

Muharlion: Jalan Utama Bungo Pasang Mendesak Diperbaiki

Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., MM., menjemput aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung kondisi jalan di Komplek Graha Bungo Mas RT 05 RW 01, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (5/9).

Kawasan tersebut dihuni lebih dari 300 kepala keluarga. Persoalan jalan menjadi salah satu keluhan utama warga. Sebagian usulan pembangunan jalan telah direalisasikan melalui program 2026. Namun, hasil peninjauan menunjukkan jalan utama masih membutuhkan penanganan.

“Memang aspirasi masyarakat sebelumnya sudah kita realisasikan sebagian pada 2026. Tapi setelah kita lihat langsung, kondisi jalan utama ini memang masih memprihatinkan. Mudah-mudahan pada 2027 bisa kita tuntaskan secara bertahap,” ujar Muharlion.

Selain jalan utama, warga mengusulkan pembangunan jalan lingkungan, fasilitas posyandu serta gedung yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat, termasuk pos pemuda atau balai warga.

Menurut Muharlion, keberadaan posyandu cukup penting karena kawasan tersebut banyak dihuni keluarga muda dengan jumlah balita yang cukup besar.

Persoalan banjir juga menjadi perhatian. Kawasan Bungo Pasang disebut kerap mengalami banjir ketika hujan lebat. Penanganannya membutuhkan koordinasi lintas kewenangan, termasuk dengan Balai Sungai.

“Ini perlu kita diskusikan dengan Balai Sungai karena persoalannya bukan semata tanggung jawab pemerintah kota. Kita akan mencari solusi bersama. Apalagi kalau dukungan lahan tersedia dan bisa dikonsolidasikan, mudah-mudahan penanganannya dapat berjalan,” katanya.

Ketua RT setempat berharap jalan utama sepanjang sekitar 100 meter dapat diselesaikan tahun depan. Jalan yang rusak selama ini menyulitkan aktivitas warga dan kerap menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan.

Mastilizal Aye: Sepak Bola Padang Harus Kembali Berjaya

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menjemput aspirasi insan sepak bola se-Kota Padang dalam reses di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A Yani, Sabtu (5/9).

Kegiatan tersebut melibatkan pengelola Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih dan official. Pertemuan menjadi ruang bagi pelaku sepak bola menyampaikan persoalan pembinaan sekaligus kebutuhan pengembangan olahraga tersebut.

Mastilizal Aye menilai sepak bola tidak sekadar persoalan prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pembinaan karakter, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah. Ini juga menjadi salah satu cara kita mengatasi kenakalan remaja,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Menurutnya, potensi pesepak bola muda Kota Padang harus dirawat melalui pembinaan berkelanjutan. Dukungan terhadap SSB, peningkatan kualitas pelatih serta perhatian terhadap atlet-atlet muda menjadi bagian penting dalam membangun prestasi.

“Kita ingin sepak bola Padang kembali berjaya. Untuk itu, SSB, atlet, pelatih, official dan pemerintah harus duduk bersama dan memiliki tekad yang sama. Kalau kita bersatu, insyaallah prestasi akan mengikuti,” katanya.

Aye juga menekankan pentingnya pembinaan usia dini. Menurutnya, lapangan tempat anak-anak berlatih merupakan fondasi awal untuk melahirkan pesepak bola berprestasi.

Osman Ayub: Warga Keluhkan Dana Hibah dan Riol Rusak

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menggelar reses di Banang Cafe, Nanggalo, 2–5 September 2026.

Puluhan warga menyampaikan sejumlah persoalan, terutama terkait tata cara pengajuan dana hibah serta perbaikan infrastruktur drainase atau riol yang rusak akibat bencana alam.

Warga mengaku masih mengalami kesulitan memahami prosedur pengajuan dana hibah. Banyaknya mata anggaran dan skema pembagian hibah pemerintah daerah membuat pengurus organisasi, tempat ibadah maupun kelompok masyarakat menghadapi kendala administratif.

Warga berharap pemerintah memberikan kejelasan alur pengajuan serta pendampingan lebih intensif sehingga proposal dapat disusun sesuai ketentuan.

Kerusakan riol pascabencana juga diminta segera ditangani. Drainase yang tersumbat dan rusak dikhawatirkan memicu banjir apabila tidak segera diperbaiki.

Menanggapi aspirasi tersebut, Osman Ayub menyatakan akan mengawal usulan masyarakat hingga pembahasan anggaran Pemerintah Kota Padang.

Politisi Partai Nasdem itu juga akan berkoordinasi dengan OPD teknis agar perbaikan drainase pascabencana dapat masuk skala prioritas.

Selain itu, OPD terkait diminta memberikan sosialisasi secara transparan mengenai mekanisme dan persyaratan pengajuan dana hibah.

Jupri: Betonisasi Jalan hingga PJU Jadi Aspirasi Warga

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S.AP., menjaring aspirasi masyarakat di Komplek Jala Utama 2 RT 04 RW 11, Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (5/9).

Reses tersebut dihadiri unsur kecamatan dan kelurahan, Ketua LPM, RT/RW, Bundo Kanduang, kader PKK, tokoh masyarakat serta pemuda.

Jupri mengatakan, kehadirannya di tengah masyarakat bertujuan menjemput aspirasi yang nantinya diperjuangkan melalui pembahasan program dan anggaran daerah.

Ia menyampaikan, pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2026 akan direalisasikan melalui pembangunan di kawasan tersebut pada September ini.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai usulan. Di antaranya betonisasi jalan, perbaikan drainase, perlengkapan posyandu dan PKK, bantuan untuk TPQ Masjid Muhajirin, sarana olahraga tenis meja, pembangunan lapangan senam serta taman tematik.

Warga juga mengusulkan bantuan seragam grup senam dan sound system, penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik, bantuan kongsi kematian serta dukungan untuk kegiatan posyandu.

Jupri memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan. Usulan yang dianggap mendesak akan didorong agar dapat direalisasikan pada 2027.

Ia juga menyatakan komitmennya memperjuangkan pembangunan di daerah pemilihannya, Kecamatan Lubuk Begalung dan Bungus Teluk Kabung.

“Dan tentunya khusus untuk Kelurahan Gurun Laweh dan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian kita,” pungkas Jupri. (Adv)