PADANG PARIAMAN, KLIKSIAR— Presiden RI Prabowo Subianto menilai penanganan bencana di Sumatera Barat (Sumbar) merupakan yang tercepat dibanding provinsi lain yang juga terdampak bencana, seperti Sumatera Utara dan Aceh.
“Saya kira penanganannya di Padang paling cepat,” ujar Presiden Prabowo saat mengunjungi korban banjir di Kasai, Padang Pariaman, Senin (1/12) sore.
Meski begitu, Presiden menegaskan bahwa Sumut dan Aceh juga bergerak cepat, hanya saja medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri. “Yang saya tekankan, kita mesti segera menolong rakyat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Kepala Badan Pengelola BUMN, Dony Oskaria, yang sebelumnya telah mengumpulkan sejumlah direktur utama BUMN untuk melaporkan aktivitas bantuan di lokasi bencana di tiga provinsi tersebut.
“BUMN memang milik rakyat, karena itu wajib hadir saat rakyat membutuhkan,” ujar Dony Oskaria.
Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya kehadiran negara, termasuk BUMN, di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Rakyat wajib dibantu,” tegasnya.
Kunjungan Presiden disambut antusias warga yang telah menunggu sejak siang di bawah terik matahari. Empat tenda besar milik BNPB berdiri mencolok di Kasai Permai, perbatasan Padang Pariaman dan Kota Padang. Suhu mencapai 29 derajat Celsius saat iring-iringan Presiden tiba menjelang pukul 16.00 WIB.
Tenda oranye penuh sesak oleh warga. Mereka juga memadati area luar tenda, berharap bisa melihat langsung Kepala Negara. Presiden lebih dulu meninjau dapur umum dan menerima laporan terkini terkait bencana.
Dalam kunjungan itu, Presiden turut didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, serta sejumlah pejabat lainnya.
Usai kunjungan, Presiden bertolak kembali ke Jakarta sebelum pukul 17.00 WIB.






