PADANG,KLIKSIAR— Di tengah lesunya dunia olahraga Sumatera Barat, Hamdanus, sosok yang tak asing di gelanggang organisasi dan politik, menyambangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Rabu (17/9/2025). Bukan sekadar silaturahmi, tapi langkah strategis yang sarat makna: membangun simpul dukungan demi membangkitkan kembali semangat olahraga Ranah Minang yang nyaris padam.
Disambut hangat oleh Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris Firdaus Abi, Wakil Ketua Sawir Pribadi, Ketua SIWO Syaiful Husen, dan jajaran pengurus lainnya, pertemuan itu berubah menjadi ruang diskusi yang jujur dan penuh harapan.
“Dukungan PWI bukan sekadar simbolik. Ini energi moral yang kami butuhkan untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada KONI. Kami tak datang membawa janji, tapi rekam jejak,” tegas Hamdanus, yang pernah menjabat sebagai Plt Ketua KONI Sumbar.
Ia menyoroti pentingnya menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai agenda monumental. Bukan hanya rutinitas, tapi panggung lahirnya atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah.
Widya Navies tak ragu menyambut niat baik itu. “Pers bukan hanya peliput. Kami adalah penjaga arah. Jika olahraga Sumbar ingin bangkit, maka sinergi dengan media adalah keniscayaan,” ujarnya.
Namun, Sawir Pribadi mengingatkan: jalan menuju kebangkitan tak mudah. Banyak atlet potensial memilih hengkang ke luar daerah karena minimnya perhatian dan fasilitas. “Ini PR besar. Jangan sampai hanya jadi retorika,” katanya.
Syaiful Husen dari SIWO menegaskan bahwa pihaknya bukan penonton pasif. Sebagai voter sah dalam Musprovlub KONI Sumbar 2025, SIWO ingin memastikan pemimpin yang terpilih adalah figur pembaru, bukan pelanjut status quo. “Kami ingin perubahan yang nyata, bukan kosmetik,” tegasnya.
Hamdanus, yang kini menggandeng tokoh muda Anandya Dipo Pratama (Dipo) sebagai pasangan deo tunggal, membawa semangat baru: transparansi, kolaborasi, dan prestasi. Ia bukan pendatang baru. Dari DPRD Sumbar Komisi V hingga PASI, jejaknya jelas.
“Olahraga bukan sekadar kompetisi. Ia adalah identitas dan kebanggaan daerah. Jika kita bersatu, Sumbar bisa kembali berjaya,” tutup Hamdanus, dengan nada optimis yang tak dibuat-buat. (***)







