Iqra Chissa Lepas Ekspedisi Rupiah ke Mentawai: Simbol Negara Tak Boleh Absen

oleh -805 Dilihat
oleh

Padang, Kliksiar— Langit Teluk Bayur masih diselimuti kabut tipis ketika Kapal Republik Indonesia (KRI) Kala Hitam mulai berlayar membawa misi khusus: Ekspedisi Rupiah Berdaulat. Rombongan dilepas secara seremonial Selasa pagi (24/6/2025), di Dermaga IV oleh perwakilan Bank Indonesia bersama Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhammad Iqra Chissa Putra.

Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan distribusi uang tunai. Ia adalah simbol bahwa negara hadir, bahkan di pelosok paling jauh. “Rupiah bukan hanya alat tukar, melainkan lambang nyata kedaulatan bangsa,” ujar Iqra dalam pidato pelepasannya.

Kapal militer itu membawa tim menuju gugusan pulau di Kepulauan Mentawai dari Maileppet hingga Pulau Sipora wilayah yang masuk dalam kategori 3T: tertinggal, terdepan, dan terluar. Tujuannya jelas: memastikan uang rupiah layak edar bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang jauh dari pusat ekonomi.

“Ini bukan sekadar distribusi uang, tapi distribusi keadilan,” kata Iqra.

Menurutnya, keberadaan uang rupiah di pelosok negeri adalah pengingat bahwa negara tak membiarkan sebagian warganya hidup tanpa simbol resminya. “Akses terhadap mata uang nasional adalah bagian dari hak kewarganegaraan,” katanya menegaskan.  (***)