Pemerintahan

Jelang Berakhirnya PSSB, Sijunjung Nol Positif Covid-19

0
Spread the love

Padang,,—-Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II nerakhir 29 Mei 2020.

Sejak Senin sampai hari ini Gubernur Sumbar selalu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangaan Covid-19 Sumbar terus merancang Sumbar pasca PSBB, bagaimana?

Teranyar Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Selasa 26/5 lakukan video conference (Vidcon) bersama Bupati Walikota se-Sumbar topik pembahasan jelang PSBB berakhir.

Sejak kasus pertama Covid-19 terkonfirmasi positif di Sumbar pada 22 Maret lalu, sejak itu Gugus Tugas Daerah Sumbar setiap hari melakukan update perkembangan Covid-19. Termasuk menerapkan PSBB satu dan dua.

“Dari 19 kota dan kabupaten di Sumbar, hanya Kabupaten Sijunjung sampai hari ini Nol Pasien positif Covid-19,”ujar Irwan Prayitno pada Vidcon Selasa siang tadi.

Dan data hasil dua laboratorium periksa sample swab untuk hari ini pasien positif Covid-19 Sumbar bertambah 32 orang sehingga total pasien terkonfirmasi positif di Sumbar 510.

“Dari analisa dokter ahli di bidangnya termasuk analisa laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, menyebutkan bahwa sebaran kasus Covid-19 kab/kota se-Sumbar mulai menunjukkan grafik yang cenderung menurun,”ujar Irwan Prayitno.

Bahkan berbagai cluster local transmission di Sumbar banyak yang telah berhenti atau diputus penularannya.

”Kecuali Cluster Pasarraya Padang, mungkin agak sulit mengurainya, karena orang yang berjualan selama masa inkubasi sudah banyak bertemu orang dan belanja akhirnya membuat banyak yang tersebar,”ujar Irwan.

Gubernur pada vidcon bersama bupati dan walikota didampingi Wagub Sumbar Nasrul Abit, Selasa siang tadi juga jelaskan tentang konsep New Normal yang mulai disosialisasikan Pemerintah Pusat, di antaranya melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/ 2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

New Normal menurut Irwan Prayitno merupakan suatu kehidupan dengan kebiasaan baru, aktifitas baru, di mana masyarakat diminta berdamai dan beradaptasi pada Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

“Kita tidak mungkin berdiam diri terus di rumah, mungkin sudah banyak yang protes, jenuh, apalagi menyangkut persoalan ekonomi. Untuk itulah konsep New Normal akan dijalankan sembari menunggu Vaksin Covid19 ditemukan,”ujar Irwan Prayitno. (rilis: isc/mmc-kominfosb)

Facebook Comments

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pemerintahan