Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Jenguk Nenek Saudah Korban Penganiayaan

oleh -309 Dilihat
oleh

PASAMAN,KLIKSIAR-– Kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah (68), warga Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, terus menyita perhatian. Perempuan lanjut usia itu menjadi korban kekerasan pada 1 Januari 2026 setelah berusaha menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di lahan miliknya.

Akibat peristiwa tersebut, Saudah sempat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka parah. Wajahnya lebam, kedua mata membiru, dan tubuhnya penuh nyeri akibat dipukul serta dilempari batu. Hingga kini, ia masih dalam masa pemulihan dan dilaporkan mengalami trauma berat.

Polres Pasaman telah menangkap seorang pelaku berinisial RF. Namun, penyelidikan masih berjalan karena terdapat perbedaan keterangan: pihak kepolisian menyebut motifnya konflik internal keluarga, sementara korban menegaskan dirinya dikeroyok banyak orang.

Peristiwa ini mendapat sorotan dari Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Datuak Sati. Ia datang langsung menjenguk Nenek Saudah di Pasaman. Dalam keterangannya, Fauzi mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut yang diduga berkaitan dengan jaringan pembeking tambang emas ilegal.

“Saya selaku Ketua LKAAM Sumatera Barat, mengutuk keras apa yang dilakukan terhadap Nenek Saudah. Walaupun beliau seorang perempuan dan berusia lanjut, masih berani berusaha menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di lahan miliknya,” tegas Fauzi.

Atas kunjungan itu, Nenek Saudah menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Fauzi Bahar dan mendoakan yang terbaik bagi Ketua LKAAM Sumbar.  (***)