JAKARTA,KLIKSIAR– Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Ahmad Munir, melepas peserta Kemah Budaya Wartawan yang menjadi rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di aula PWI Pusat, Kebonsirih, Jakarta, Kamis (15/1).
Kemah Budaya Wartawan akan digelar 16–17 Januari di perkampungan Suku Baduy, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Lokasi ini dipilih agar peserta dapat belajar langsung tentang kehidupan tradisional masyarakat Baduy yang teguh menjaga alam dan adat istiadat.
“Di Baduy teman-teman bisa belajar bagaimana hidup secara tradisional tanpa internet, listrik, dan peralatan modern. Ini tantangan sekaligus kesempatan capacity building,” ujar Ahmad Munir yang akrab disapa Cak Munir.
Ia berpesan agar peserta menghormati aturan adat serta pantangan yang berlaku. Menurutnya, pengalaman masyarakat Baduy menjaga komunitas tetap bertahan di tengah arus modernisasi merupakan pelajaran berharga.
Koordinator Kemah Budaya, Kunni Masrohati, menyebut kegiatan ini diprioritaskan bagi wartawan dan sastrawan perempuan, dengan jumlah peserta terbanyak dari kalangan perempuan. Sebanyak 41 wartawan dan sastrawan dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Lampung, Palembang, Surabaya, hingga Samarinda, ikut serta.
Kunni menambahkan, karya tulis peserta dikirim paling lambat 21 Januari dan akan dibukukan serta diluncurkan pada puncak HPN di Banten, 8 Februari mendatang.
Rombongan dijadwalkan diterima Bupati Lebak sebelum menuju homestay di Kampung Ketug. Peserta juga akan berdiskusi dengan pemuka adat dan masyarakat setempat untuk memahami kehidupan masyarakat Baduy. (***)






