Mahasiswa KKN UNAND 2025 Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Siswa Kelas 9 MTsS Thawalib Rao-Rao

oleh -992 Dilihat
oleh

Rao-Rao, kliksiar—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) tahun 2025 kembali mengadakan kegiatan edukatif bagi pelajar, kali ini berupa pelatihan public speaking untuk siswa kelas 9 di MTsS Thawalib Rao-Rao.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025, dan diikuti oleh 30 siswa yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan.

Pelatihan yang difasilitasi langsung oleh mahasiswa KKN ini mengangkat tema “Lead With Your Voice”. Dalam pelatihan tersebut, para siswa dibekali dengan materi dasar mengenai pentingnya keterampilan berbicara di depan umum, berbagai masalah umum yang kerap dialami oleh pemula dalam public speaking, serta solusi untuk menghadapi kendala-kendala tersebut secara praktis.

Tak hanya menyampaikan teori, kegiatan ini juga dirancang secara aplikatif dengan memberi kesempatan kepada setiap peserta untuk mempraktikkan langsung teknik-teknik public speaking yang telah dipelajari. Para siswa diminta untuk tampil di depan teman-teman sekelas mereka, membawakan cerita pribadi dan mimpi yang ingin mereka capai di masa depan.

Praktik ini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan menarik.

Titis Anugrah, S.Pd.I, salah satu guru di MTsS Thawalib Rao-Rao, mengapresiasi kegiatan ini dan menilai bahwa pelatihan public speaking sangat relevan bagi siswa kelas 9 yang akan segera melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menyampaikan bahwa keterampilan berbicara di depan umum tidak hanya berguna untuk kegiatan akademik, tetapi juga penting dalam kehidupan sosial dan masa depan siswa.

“Pelatihan seperti ini sangat penting, apalagi bagi siswa kelas 9 yang sebentar lagi akan masuk ke SMA atau MA. Kemampuan public speaking akan sangat berguna di tingkat pendidikan berikutnya, bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNAND yang telah memberikan pelatihan ini secara gratis. Biasanya, pelatihan seperti ini bersifat berbayar dan hanya bisa diakses oleh guru atau peserta khusus. Dulu kami para guru pernah mengikuti pelatihan serupa, dan sekarang siswa juga bisa merasakan manfaatnya,” ujar Titis.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan diri para siswa.

Salah satu peserta, Iki, siswa kelas 9 MTsS Thawalib, mengungkapkan, pelatihan ini sangat membantunya dalam memahami dan mengatasi masalah public speaking yang selama ini ia alami. Ia merasa bahwa tips yang diberikan sangat praktis dan relevan dengan kondisinya sebagai pemula.

“Aku senang ikut pelatihan ini, karena penjelasannya mudah dimengerti dan sangat relate dengan aku. Biasanya aku gugup banget kalau harus ngomong di depan umum. Tapi setelah dijelaskan cara-cara seperti mengatur napas biar lebih santai, aku jadi lebih percaya diri dan pengen belajar lebih jauh tentang public speaking,” tutur Iki.

Mahasiswa KKN UNAND dalam pelatihan ini juga menekankan bahwa kemampuan public speaking bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa dilatih dan dikembangkan seiring waktu. Mereka berharap dengan adanya pelatihan seperti ini, para siswa tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki bekal kemampuan komunikasi yang baik untuk masa depan mereka.

Pelatihan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Para mahasiswa menggunakan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik remaja, sehingga peserta tidak merasa tertekan saat harus tampil di depan kelas. Sebaliknya, mereka merasa tertantang dan bangga bisa menyampaikan cerita pribadi mereka di hadapan teman-teman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja KKN UNAND di Nagari Rao-Rao, yang secara umum bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan masyarakat. Dengan fokus pada pengembangan kapasitas remaja, mahasiswa KKN berharap mampu menciptakan dampak jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang lebih percaya diri, komunikatif, dan siap bersaing di masa depan.

Pelatihan public speaking ini diharapkan menjadi titik awal bagi para siswa untuk lebih aktif berbicara, menyampaikan pendapat, serta berani tampil di depan umum. Mengingat pentingnya keterampilan komunikasi dalam berbagai aspek kehidupan — mulai dari pendidikan, organisasi, hingga dunia kerja — maka pelatihan semacam ini seharusnya bisa terus dikembangkan dan dijadikan program rutin di sekolah-sekolah, khususnya di wilayah yang masih minim akses terhadap pelatihan pengembangan diri.

Dengan antusiasme siswa yang tinggi dan dukungan dari pihak sekolah, pelatihan public speaking oleh mahasiswa KKN UNAND 2025 di MTsS Thawalib Rao-Rao menjadi bukti nyata bahwa pendidikan nonformal yang tepat sasaran bisa membawa dampak positif yang besar bagi generasi muda. (Adh)