Mahasiswa KKN Universitas Andalas Edukasi Pencegahan Stunting dan PMT di Koto Kaciak Barat

oleh -92 Dilihat
oleh

PASAMAN, KLIKSIAR,-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan stunting yang dirangkaikan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu Pelangi Terpadu, Jorong Lungguak Batu, Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.

Kegiatan ini menyasar ibu balita, ibu hamil, serta kader posyandu sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya balita dengan indikasi gangguan pertumbuhan berdasarkan hasil pemantauan rutin posyandu setempat.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak. Tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, daya tahan tubuh, serta kualitas hidup anak di masa depan. Karena itu, pencegahan stunting perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi langsung mengenai pengertian stunting, tanda dan gejala, penyebab, serta dampak jangka panjangnya. Edukasi disampaikan melalui pendekatan praktis ABCDE. Yakni; A (aktif minum tablet tambah darah), B (periksa kehamilan secara rutin), C (konsumsi protein hewani), D (datang ke posyandu setiap bulan), dan E (eksklusif ASI serta MP-ASI bergizi seimbang).

Selain penyuluhan, balita yang hadir juga menerima PMT sebagai bentuk intervensi gizi langsung untuk membantu meningkatkan asupan nutrisi. Peserta kegiatan turut dibekali _leaflet_ edukasi agar informasi yang diperoleh dapat diterapkan kembali dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Ketua Kelompok KKN Nagari Koto Kaciak Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan masyarakat.

“Kami Mahasiswa KKN Nagari Koto Kaciak Barat telah melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan stunting dan pemberian makanan tambahan bergizi di Posyandu Pelangi Terpadu, Jorong Lungguak Batu. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui posyandu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perangkat nagari, kader posyandu, dan masyarakat atas dukungan dan partisipasinya,” ujar Yayuk Lestari, pendamping mahasiswa.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi peserta serta beragam pertanyaan yang diajukan, mulai dari gizi ibu hamil, ASI eksklusif, MP-ASI, hingga pentingnya pemantauan rutin di posyandu.

Program ini mendapat dukungan penuh dari kader posyandu dan pemerintah nagari setempat. Posyandu dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus ruang pembelajaran kesehatan bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN berharap edukasi pencegahan stunting dapat terus dilanjutkan secara rutin pada setiap kegiatan posyandu, melalui kolaborasi antara kader, pemerintah nagari, dan masyarakat. Partisipasi aktif ibu hamil dan ibu balita untuk rutin datang ke posyandu menjadi kunci keberlanjutan upaya pencegahan stunting di tingkat nagari. (Adh)