Paspampres, Bukan Pengabdian Baru bagi Edwin Sumantha

oleh -570 Dilihat
oleh

Jakarta,Kliksiar– Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi menunjuk Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres). Keputusan ini mengembalikan Edwin ke satuan yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan militernya pengamanan langsung terhadap kepala negara.

Edwin bukan sosok baru di lingkungan Paspampres. Ia telah mengemban tugas serupa di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Komandan Pengamanan Pribadi Presiden RI, sebuah posisi yang menuntut ketelitian tinggi dan kesiapan menghadapi segala skenario pengamanan. Tidak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2018-2019, yang semakin memperkuat pengalaman dan instingnya dalam pengamanan pejabat negara.

Penugasan di Paspampres bagi Edwin bukanlah sekadar jabatan baru, melainkan kelanjutan dari rekam jejak panjangnya dalam mengawal pemimpin negara. Pengalamannya di berbagai posisi strategis menjadikannya sosok yang matang dalam strategi keamanan, disiplin tinggi, dan manuver taktis menghadapi potensi ancaman.

Lahir di Jakarta pada 23 Oktober 1975, Edwin merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1997 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Kariernya di satuan elite ini dimulai sejak 1998 dan terus berkembang hingga ia dipercaya mengemban tugas di berbagai sektor penting dalam tubuh TNI. Dari Grup-4 Kopassus hingga jajaran kepemimpinan strategis di Makopassus, Edwin telah menghabiskan puluhan tahun dalam dunia intelijen dan pengamanan tingkat tinggi.

Kini, sebagai Danpaspampres di era Presiden Prabowo Subianto, Edwin mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Di tengah dinamika global yang kompleks, pengamanan kepala negara bukan sekadar tugas rutin, melainkan bagian dari strategi besar menjaga stabilitas nasional dan internasional.

Keputusan Panglima TNI menempatkan Edwin di posisi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas satuan pengamanan. Dengan latar belakangnya yang kuat, Edwin diyakini mampu menjalankan tugasnya dengan presisi tinggi, menjaga kepala negara di setiap langkahnya, baik dalam negeri maupun dalam forum internasional.

Paspampres kini berada di bawah kepemimpinan seorang prajurit yang sudah teruji dalam berbagai medan tugas. Edwin Adrian Sumantha kembali ke panggung utama pengamanan presiden kali ini dengan tantangan yang lebih besar, tetapi dengan pengalaman yang lebih matang.

(Grp)